Ilham Arief Sirajuddin

Curhat Haera Ilham dari Australia: Air Mata dan Kesedihan Kami Hari Itu Hari Ini Berakhir Senyuman

Hari itu juga, 313 pekan lalu, adalah hari terakhir Ilham Arief Sirajuddin menjabat Wali Kota Makassar periode 2009-2014.

DOK PRIBADI
lham Arief Sirajuddin dengan Siti Hamsinah Haeratunnisa atau Haera Ilham putrinya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak tahun 2014, saban tanggal 7 Mei, Siti Hamsinah Haeratunnisa selalu mengenang sesuatu yang bersejarah dalam hidupnya.

Itu bukan tanggal lahir sebab dia lahir pada tanggal 1 November 1997 atau dalam penggalan Islam (kalender Hijriyah), 29 Jumadil Akhir 1418 H.

Gadis usia 22 tahun mengenang tanggal itu sebagai tanggal yang menyisakan kenangan pahit dalam hidupnya.

Enam tahun lalu, hari itu adalah hari Rabu, dalam penanggalan Islam, 7 Rajab 1435 Hijriyah, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengumumkan Ilham Arief Sirajuddin, ayah Siti Hamsinah Haeratunnisa, sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek kerja sama kelola dan transfer PDAM Kota Makassar untuk tahun anggaran 2006-2012. 

Hari itu juga, 313 pekan lalu, adalah hari terakhir Ilham Arief Sirajuddin menjabat Wali Kota Makassar periode 2009-2014.

Esok harinya, Kamis, 9 Mei 2014, Gubernur Sulawesi Selatan pada saat itu, Syahrul Yasin Limpo melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru, Mohammad Ramadhan Pomanto atau Danny Pomanto dan Syamsu Rizal atau Deng Ical.

Penetapan Ilham Arief Sirajuddin sebagai tersangka pada saat itu membuat keluarga dan orang terdekat lainnya shock.

Termasuk Haera Ilham, sapaan Siti Hamsinah Haeratunnisa.

Air mata duka pun mengalir deras di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, di Pantai Losari, pada saat itu.

Pada saat itu, Haera Ilham masih berusia 17 tahun dan berstatus sebagai siswi SMA Katolik Rajawali, sekolah swasta favorit di Makassar.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved