Tribun Mamasa

Kabid SP2 Pertanian Mamasa Dituding Lakukan Pungli

Uang itu menurutnya sebagai imbalan atas pekerjaan yang akan diberikan Arnold melalui kelompok tani.

semuel/tribunmamasa.com
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, Arnold 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana, Pertanian (SP2) Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) paket pekerjaan embung.

Kabid SP2 Dinas Pertanian Mamasa, Arnold diduga telah melakulan pungli dengan menjanjikan paket pekerjaan embung kelompok tani kepada warga.

Hal itu berdasarkan keterangan terduga korban inisial SA kepada wartawan, Rabu (6/5/2020) petang tadi.

SA membeberkan bahwa pada tanggal 7 Maret 2020 lalu melalui sambungan telepon, Arnold meminta uang tunai sebesar 40 juta rupiah.

Uang itu menurutnya sebagai imbalan atas pekerjaan yang akan diberikan Arnold melalui kelompok tani.

Namun hingga saat ini, SA belum juga mendapatkan kepastian dari Arnod, sementara uang yang diminta telah diberikan kepada Arnold sesuai permintaan.

"Saat itu saya langsung kirim uang sebesar 40 juta rupiah melalui rekening secara bertahap (diangsur)," kata SA.

SA menyebutkan, pengiriman pertama dilakukan pada tanggal 7 Maret 2020, dengan jumlah sebesar Rp. 20 juta.

Selanjutnya pada tanggal 10 Maret 2020, ia kembali mengirim uang ke rekening pribadi Arnold sebesar 20 juta rupiah.

Dijelaskan SA, uang yang diberikan diberikan sebagai jaminan untuk mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan berupa kegiatan.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved