Breaking News:

Update Corona Sulbar

Update Covid-19 Sulbar, 4 Pasien Dinyatakan Sudah Sembuh, 36 Masih Dirawat

Data pantauan Covid-19 Provinsi Sulawesi Barat, hingga saat ini sebanyak 44 orang terkonfirmasi positif dan empat orang dinyatakan sembuh.

Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulbar
Grafis data sebaran Covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Data pantauan Covid-19 Provinsi Sulawesi Barat, hingga saat ini sebanyak 44 orang terkonfirmasi positif dan empat orang dinyatakan sembuh.

"Yang dinyatakan sembuh itu, pertama pasien 01 dari Majene, kemudian pasien 05 dari Mamuju, kemudian pasien 06 dari Pontanakayyang dan pasien 04 dari Pasangkayu," kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulbar, Safaruddin Sanusi DM kepada via WhatsApp, Selasa (5/4/2020).

Sementara itu, dari 44 positif Covid-19 di Sulbar, sebanyak 36 orang masih dalam perawatan, tiga isolasi mandiri, dan satu orang meninggal dunia yakni pasien 03 dari Pontanakayyang.

Safaruddin menjelaskan, positif Covid-19 di Sulbar dominan dari Kabupaten Mamuju Tengah, sebanyak 32 orang, sementara Pasangkayu 5 orang, Mamuju 4 orang, Polman 2 orang, dan Majene 1 orang.

"Sekarang hanya Mamasa yang zona kuning. Sementara Majene zona hijau karena pasien 01 sudah sembuh, yang lainnya zona merah," pungkasnya.

Namun, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Sulbar itu mengaku bersyukur, karena dua hari terakhir tidak ada penambahan positif Covid-19 di Sulbar.

"Semoga terus seperti ini dengan bantuan masyarakat mengikuti anjuran pemerintah tetap di rumah saja," imbuhnya.

Sementara, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga saat ini total 73 orang. Sebanyak 38 masih dalam pengawasan, selesai pengawasan atau sembuh 30 orang dan meninggal lima orang.

Kemudian total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.414, selesai pemantauan 1,271 dan masih dalam pemantauan 142 serta satu meninggal dunia.

Adapun kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 571, dalam pengawasan 337 dan selesai pengawasan 234.

"OTG ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi, tapi memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif," jelasnya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved