Update Corona Sulbar

Sulbar Mulai Wacanakan Pengusulan PSBB

Pemprov Sulbar mulai wacanakan pengusulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

nurhadi/Tribunsulbar.com
Kadis Perhubungan Sulbar, Khaeruddin Anas bersama Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Moh Nur Subchan berkunjung ke beberapa daerah dalam rangka membahas wacana pengusulan PSBB. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mulai wacanakan pengusulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Ini seiring dengan kasus positif Covid-19 di Sulawesi Barat sampai saat ini sudah mencapai 44 orang. Terbanyak dari Mamuju Tengah 32 orang.

Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Khaeruddin Anas mengatakan pihaknya telah membahas soal pengusulan PSBB bersama dengan kabupaten, namun masih akan dilakukan pendalaman terkait kebijakan itu.

"Kita sudah bahas bersama dan kabupaten dan sepertinya kita perlu untuk membahas lebih lanjut, diperlukan kajian lagi," kata Khaeruddin via telepon selularnya, Selasa (5/5/2020).

Kebijakan yang saat ini diberlakukan di Sulbar, kata dia, sudah mengarah pada PSBB. Khaeruddin menegaskan, sejak kemarin telah menutup akses perbatasan Sulsel-Sulbar maupun Sulteng-Sulbar.

Termasuk berkoordinasi dengan setiap kabupaten untuk memperketat pengawasan di perbatasan akses darat antar enam kabupaten di Sulbar.

"Kalau ada warga yang mudik atau pulang kampung, yah diharap putar balik, kalau bukan ber KTP Sulbar," katanya.

Pantauan Dishub Sulbar, lanjut Khaeruddi, tercatat hampir 10.000 warga yang bukan ber-KTP Sulbar masih berusaha menembus perbatasan di Polewali Mandar.

Namun pihaknya tegas untuk menolak warga yang bukan KTP Sulbar.

Sedangkan warga yang ber-KTP Sulbar dijaga ketat untuk ditangani dan diarahkan ke daerah (kabupaten) tujuan, lalu ditindaklanjuti dengan isolasi mandiri.

"Penjagaan di perbatasan kita libatkan TNI POlri, kita bekerja sama, juga semua kabupaten terlibat, ketika ada warganya datang dari luar dari, langusng diarahkan untuk melakukan isolasi yang sudah disiapkan di masing masing kabupaten," jelasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penaganganan Covid-19 Sulbar Safaruddin menambahkan banyak yang perlu dipertimbangkan jika memberlakukan PSBB.

Salah satunya mengenai biaya yang harus dipersiapkan untuk mensuplai kebutuhan warga.

"Butuh kajian mendalam, termasuk persiapan biaya hidup warga yang saat ini bekerja di rumah dan termasuk biaya keamanan," ujarnya.

Safaruddin menambahkan, berdasarkan pembicaraan melalui Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) untuk kondisi Sulbar saat ini Sulbar dinilai masih terkendali oleh masing-masing kabupaten.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved