Banjir Pasangkayu

Pengungsi Banjir Luapan Sungai Lariang Pasangkayu Dibangunkan Dapur Umum

Polres Mamuju Utara bersama BPBD membangun dapur umum untuk pengunsi banjir luapa Sungai Lariang di Desa Ompi, Kabupaten Pasangkayu

Polres Mamuju Utara
Polres Mamuju Utara dan BPBD Pasangkayu gotong royong bangun dapur umum untuk pengungsi banjir luapan Sungai Lariang. 

TRIBUN-TIMUR.COM,PASANGKAYU - Polres Mamuju Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membangun dapur umum untuk pengunsi banjir luapa Sungai Lariang di Desa Ompi, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar.

Dapur umum tersebut dibangun dalam rangka memudahkan masyarakat memperolah kebutuhan setelah rumah mereka terendam banjir hingga dua meter.

Jalur menuju Desa Ompi saat ini terisolir. Tidak dapat dilalu kendaraan, warga yang terdampak dievakuasi menggunakan rakit batang pisang.

"Kondisi masyarakat sekarang memerlukan bantuan. Sehingga kami membangun dapur umum untuk mempermudah mereka mendapatkan kebutuhan makan karena rumah sudah terendam air yang yang datang tiba-tiba dari hulu,"kata Kapolres Mamuju Utara AKBP Leo saat dikonfirmasi via telepon, Senin (4/5/2020) pagi.

Dapur umum tersebut dibangun dengan jaraknya lima meter dari Masjid Al Tawakal tempatbl masyarakat dievakuasi untuk sementara.

AKBP Leo mengungkapkan banjir yang merendam beberapa dusun di Desa Ompi merupakan kiriman air dari hulu Sungai Lariang di Kabupaten Sigi Sulteng.

"Hujan deras di hulu mengakibatkan Sungai Lariang meluap dan membanjiri Dusun Pangana dan sekitar Desa Ompi,"ucapnya.

Dia mengatakan sampai saat ini kerugian materil dampak banjir belum diketahui karena air belum surut dikarenakan masih hujan. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

 

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved