Banjir Pasangkayu

Banjir Setinggi Dua Meter Rendam Desa Ompi Pasangkayu, 259 KK Terdampak

Banjir melanda beberapa dusun di Desa Ompi, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, akibat luapa Sungai Lariang.

BPBD Pasangkayu
TNI-Polri dan BPBD Pasangkayu evakuasi warga Desa Ompi yang terdampak banjir luapan Sungai Lariang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Banjir melanda beberapa dusun di Desa Ompi, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, akibat luapa Sungai Lariang.

Kapala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasangkayu, Rudi, mengatakan, sebanyak 259 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir yang terjadi sejak Sabtu 2 Mei 2020.

"Sementara upaya yang kami lakukan kemarin sudah dirikan dapur umum bersama dengan Polres. Juga melakukan pembagian sembako,"kata Rudi kepada Tribun Timur.com, via whatsapp, Senin (4/5/2020).

Rudi mengatakan ketinggian air akibat luapa Sungai Lariang mencapai dua meter. Warga yang terdampak banjir dievakuasi menggunakan rakit terbuat dari batang pisang.

"Jumlah kerugian belum bisa kami lakukan perhitungan karena masih melakukan penanganan di beberapa tempat,"ujar Rudi.

Bahkan kata dia, sampai saat ini masih banyak warga yang terisolir karena kondisi air sampai saat ini masih tinggi.

"Hingga kemarin sore, kami bisa evakuasi warga Dusun Pangana yang. Warga dusun lainnya, seperti Dusun Tata, Benteng dan Dusun Buluhera kami belum sentuh karena derasnya arus yang tidak bisa dilewati,"katanya.

Ia menjelaskan, sebenarnya air mulai naik sejak Jumat 1 Mei akibat hujan deras yang terjadi di hulu sungai Lariang di Kabupaten Sigi Sulteng. Namun air mulai masuk merendam pemukiman warga setunggi dua meter sejak kemarin.(tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

 

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved