RILIS

Pandemi Virus Corona / Covid-19, Gunung Kidul Yogyakarta Percepat Tanam Padi dan Palawija

Sesuai arahan Menteri Pertanian RI atau Mentan Syahrul Yasin Limpo pada saat teleconference dengan Kepala Dinas Pertanian se-Indonesia

DOK KEMENTAN RI
Petani di Gunung Kidul, Yogyakarta. 

WONOSARI, TRIBUN-TIMUR.COM - Sesuai arahan Menteri Pertanian RI atau Mentan Syahrul Yasin Limpo pada saat teleconference dengan Kepala Dinas Pertanian se-Indonesia pada 14 april 2020 bahwasanya daerah harus bisa menjaga ketersediaan pangan bagi rakyatnya dalam rangka antisipasi dampak Covid-19.

Sebagai langkah tindaklanjutnya, Kementan RI mendorong percepatan tanam tanaman pangan padi dan palawija.

Salah satunya yang sudah melakukan di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Demikian siaran pers Kementerian Pertanian RI kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (2/5/2020).

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Gunung Kidul juga telah meminta wilayah binaanya segera melakukan percepatan musim tanam kedua 2020 dengan himbauan percepatan olah lahan, gerakan tanam padi di lahan yang ada sumber air atau tanam palawija di lahan tadah hujan, penanaman sayuran dan empon-empon di pekarangan petani, serta menyimpan hasil panen untuk cadangan pangan ke depan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto dalam pesannya kepada para petani yang dijumpai menyatakan kegembiraanya atas hasil panen para petani di musim pertama yang berlimpah.

Prof Tjipta Lesmana Yakin Kementerian Pertanian RI Mampu Kelola Produksi Pangan Secara Baik

Ia mengapresiasi juga para petani yang telah mengikuti himbauan dinas lewat para petugas pertanian dan penyuluh lapangan untuk segera melakukan tanam kembali.

Selain itu, Bambang berpesan untuk para petani agar memanfaatkan pekarangan dengan menanam empon-empon dan sayuran.

“Sampai akhir Maret luas tambah tanam padi di musim kedua mencapai 3.014 hektar, sedang sampai minggu kedua April sesuai laporan utama pertanian yang dilaporkan para penyuluh ada tambahan 3.552 hektar sehingga total pertanaman padi sampai dengan bulan April di musim tanam kedua ada 6.566 hektar," demikian disampaikan Bambang, Sabtu (2/5/2020).

Bambang mengungkapkan pihaknya yakni bidang tanaman pangan melaksanakan pemantauan pelaksanaan gerakan tanam di beberapa wilayah Kecamatan.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved