Tak Hiraukan Imbauan Pemerintah, Jamaah Tetap Salat Jumat di Masjid Agung Takalar

Bansuhari mengatakan, Pemkab Takalar terus berupaya mengajak masyarakat untuk mematuhi maklumat Bupati dan MUI Kabupaten Takalar.

Ari Maryadi/Tribun Takalar
Pantauan suasana salat Jumat di masjid agung Takalar, Jumat (1/5/2020) 
TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR -- Sejumlah masyarakat Kabupaten Takalar tetap melaksanakan salat Jumat berjamaah di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19, Jumat (1/5/2020) siang tadi.

Salah Jumat berjamaah dilaksanakan di Masjid Agung Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Ratusan warga Takalar beramai-ramai mendatangi Masjid Agung untuk menunaikan salat Jumat berjamaah.

Lurah Kalabbirang, Bansuhari Said yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Bansuhari mengatakan, Pemkab Takalar terus berupaya mengajak masyarakat untuk mematuhi maklumat Bupati dan MUI Kabupaten Takalar.

Deretan Fakta Kehidupan Kim Jong Un, Dapat Mobil Usia 7 Tahun, Wakil Tuhan & Belajar di Swiss

Nekat! Yusuf Gigit Ekor Ular Piton 4 Meter yang Melilit Kucing, Hal Tak Terduga Terjadi Setelah itu

Update Corona Takalar Jumat 1 Mei 2020: Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 5 Orang

Akan tetapi, katanya, masyarakat tetap melaksanakan salat berjamaah di masjid. Maklumat Bupati Takalar tidak diindahkan masyarakat.

"Kami tim tanggap kelurahan dan tim tanggap kecamatan sudah maksimal memberikan imbauan kepada masyarakat," katanya saat dihubungi Tribun Timur, Jumat (1/5/2020).

Bansuhari mengaku telah menempelkan maklumat Bupati Takalar di masjid-masjid. Termasuk mengunjungi masjid Agung Takalar untuk memberikan edukasi.

Ia mengingatkan agar masyarakat menerapkan physical distancing di tengah pandemi Virus Corona.

"Tapi ternyata masyarakat tetap melaksanakan salat berjamaah di masjid," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Takalar, MUI Takalar, dan Kementrian Agama Takalar sepakat untuk meniadakan salat berjamaah di masjid selama bulan suci ramadan.

Kesepakatan ini tertuang dalam maklumat Bupati, MUI, dan Kemenag Takalar tentang panduan ibadah ramadhan dan idhul fitri 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi Covid-19.

Adapun beberapa point penting dalam maklumat tersebut yakni buka puasa bersama, tarawih berjamaah di masjid, sahur on the road, tilawah bersama, tabligh akbar, i'tikaf, takbir keliling, dan halal bi halal ditiadakan.

"Pelaksanaan salat jumat dan salat lima waktu berjamaah di masjid untuk sementara ditiadakan, salat jumat diganti dengan shalat dhuhur dirumah masing-masing," kata Kabag Humas Setda Takalar Syainal Mannan, yang juga selaku juru bicara tim gugus Covid-19, Minggu (26/4/2020) lalu.

Hingga Kamis (30/4/2020) malam, jumlah pasie positif Corona di Kabupaten Takalar mencapai 4 kasus.

Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 7 pasien, sementara orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 37 orang.

Laporan Kontributor Tribun Takalar @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved