Update Corona Mamasa

Dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, PDP Covid-19 Asal Mamasa Lahirkan Bayi Laki-laki

Amos menjelaskan, pasien inisial A warga Desa Aralle Selatan, Kecamatan Aralle saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Wahidin, Makassar.

Dok Tim Reaksi Cepat Mamasa
Pasien Dalam Pengawsan (PDP) Covid-19 asal Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dikabarkan sudah melahirkan pada Kamis (30/4/2020) malam. 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Pasien Dalam Pengawsan (PDP) Covid-19 asal Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dikabarkan sudah melahirkan pada Kamis (30/4/2020) malam.

Hal itu berdasarkan pernyataan Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Mamasa, Amos Pampabone kepada wartawan, Jumat (1/5/2010) siang.

Sebelumnya, pasien ini sempat menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD Kondosapata selama dua hari.

Pascaditetapkan sebagai PDP setelah menjalani pemeriksaan rapid test yang dinyatakan reaktif atau positif.

Untuk menjalani perawatan maksimal, pasien itu dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo. Sehari setelah tiba di Makassar, pasien itu kata dia menjalani persalinan secara normal.

Amos menjelaskan, pasien inisial A warga Desa Aralle Selatan, Kecamatan Aralle saat ini menjalani perawatan di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

"Tadi malam kami dapat informasi bahwa pasien A melahirkan secara normal sekitar pukul 20.00 wita. Bayinya itu laki-laki dalam kondisi sehat bersama ibunya," jelas Amos.

Namun lanjut dia, tadi siang baru pihak TRC bisa berkomunikasi kepada pasien via telepon.

Sesuai rencana sebelumnya kata dia, pasien tersebut akan di seksio cesar (SC) atau operasi.

Namun setelah melalui pemeriksaan pihak medis di RD Wahidin, dengan pertimbangan pasien sangat sehat, maka tidak dilakukan cesar.

"Memang dalam panduan setiap PDP yang akan melahirkan dilakukan SC, tetapi pada saat dipersiapakan SC, pasien sudah dalam masa pembukaan sehingga tidak dilakukan SC," ujarnya.

Terkait hasil swab dijelaskan Amos, TRC Mamasa telah berupaya agar hasilnya dapat segera ke luar.

Sehingga dengan segala upaya, hasil swab pasien diperkirakan hari ini akan ke luar.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Mamasa melalui dinas kesehatan, pihaknya menanggung segala kebutuhan non perawatan bagi pendamping, untuk ibu dan anak.

"Jadi kita ambil inisiatif menanggung segala biaya kebutuhan non perawatan, nanti kita koordinasi kepada pihak yang terkait untuk menanggulangi biaya kebutuhannya.

Yang intinya dari pemerintah berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pasien," pungkasnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved