Update Corona Sulsel

REI Sulsel: Jika Tak Ada Restrukturisasi Kredit, Debitur Kewalahan Bayar Tunggakan

Saat ini, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit di tengah wabah Covid-19.

sukmawati/tribun-timur.com
Owner PT Togika Group, Mustajab Mudji 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sulsel, Mustajab Mudji menganggap andaikan tak ada kebijakan dar pemerintah maka, sistem Syariah paling cocok untuk cicilan saat ini.

"Kan konsepnya sistem bagi hasil. Jadi, nanti sudah transaksi baru kita bagi hasilnya," katanya, Rabu (29/4/2020).

Tapi, sekarang konvensional maupun syariah sama saja karena pemerintah memberikan kebijakan penangguhan pembayaran cicilan di bank.

"Kecuali kalau pemerintah tidak turun tangan kasi kebijakan pasti debitur kewalahan bayar pinjaman," katanya.

Saat ini, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit di tengah wabah Covid-19.

Bank milik negara dan swasta sudah mulai menerapkan aturan restrukturisasi kredit yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Aturan kelonggaran kredit ini tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang tentang Stimulus Perekonomian Sebagai Kebijakan Countercyclical.

Singkatnya, seluruh debitur perbankan yang nilai kreditnya di bawah Rp 10 miliar diperkenankan untuk mengajukan dan mendapatkan keringanan kredit, apabila sumber pendapatannya terkena dampak penyebaran virus corona (Covid-19).

Pelonggaran kredit ini rupanya juga berlaku untuk debitur kredit pemilikan rumah (KPR).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, KPR juga termasuk ke dalam jenis kredit yang bisa direstrukturisasi, apabila debitur memang terdampak dari virus corona. "Kalau (KPR) ini terimbas dari Covid-19 ini, baik langsung atau tidak langsung masuk lah (ke reskturisasi kredit)," kata dia dalam video conference, Minggu (5/4/2020) lalu.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved