Breaking News:

Bulukumba

Ketua DPRD Bulukumba Sebut Penangguhan Kredit di Bank Bukan Inisiasi Pimpinan

Menurut Rijal, hal ini tidak perlu dibesar-besarkan, pasalnya anggota dewan juga memiliki hak, laiknya warga pada umumnya.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Syamsul Bahri
Firki/Tribun Bulukumba
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rijal (kiri) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rijal, angkat bicara terkait permohonan penangguhan kredit para anggota dewan.

Permohonan tersebut diusulkan oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, ke seluruh perbankan di Bulukumba.

Selain anggota dewan, para Aparatur Sipil Negara (ASN), juga termasuk yang dimohonkan untuk penangguhan kredit tersebut.

Namun, Rijal menegaskan, permohonan penangguhan kredit bukan atas inisiasi dirinya sebagai pimpinan.

Hanya saja, pada saat Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati 2019, ada beberapa fraksi yang mengusulkan hal itu.

Seperti diantaranya Partai Golongan Karya (Golkar) dan juga Partai Amanat Nasional (PAN).

"Itu bukan inisiasi pimpinan, saya juga tidak pernah menyurat ke bupati. Tapi memang ada beberapa fraksi yang mengusulkan, dan kita harus hargai itu," jelas legislator PPP ini, Rabu (29/4/2020).

Menurut Rijal, hal ini tidak perlu dibesar-besarkan, pasalnya anggota dewan juga memiliki hak, laiknya warga pada umumnya.

Namun, untuk para ASN, Rijal mengaku memberikan dukungan, karena banyak ASN terkhusus golongan tiga ke bawah yang terdampak Covid-19 ini.

Sekadar diketahui, surat permohonan penangguhan kredit dari Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, ke perbankan, tersebar di media sosial (Medsos), Selasa (28/4/2020).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rijal
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rijal (Firki/Tribun Bulukumba)

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved