Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Toraja

Sebelum Meninggal, Security di Tana Toraja Sempat Kejang-Kejang

Itu karena sebelum meninggal, YTR menderita penyakit mirip gejala positif Covid-19. Yakni, demam tinggi, sakit kepala, batuk dan sesak napas.

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Syamsul Bahri
Dok. Tim Gugus Covid
Petugas gabungan setelah memakamkan jenazah YTR asal Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Senin (27/4/2020) malam 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Jenazah YTR (40) asal Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja mendadak dimakamkan pada Senin (27/4/2020) malam pukul 23:00 wita

Itu karena sebelum meninggal, YTR menderita penyakit mirip gejala positif Covid-19. Yakni, demam tinggi, sakit kepala, batuk dan sesak napas.

Namun, almarhum YTR tidak termasuk atau terdata pada kasus ODP, PDP ataupun pasien positif Covid-19 di Tana Toraja

Pasalanya, saat merasakan gejala tersebut keluarga YTR mengira itu hanya penyakit biasa (bukan gejala Covid-19).

Sehingga YTR tidak dilaporkan keluarganya ke Puskesmas setempat.

"Karena almarhum ini tidak dilaporkan oleh keluarganya, mereka kira hanya sakit biasa," jelas Kapolsek Saluputti, AKP Martinus Pararuk.

Dijelaskan Kapolsek, YTR berprofesi sebagai Security di Gardu Induk, Sangalla', Tana Toraja

YTR, kata Kapolsek, berdomisili di Se'pon, Lapandan, Makale.

"Informasinya, almarhum tiga hari lalu datang ke Sarapeang niat menjeguk kedua orangtuanya, saat datang dia sehat-sehat saja," ujar Kapolsek

Namun, hari kedua setelah YTR menginap di rumah orangtuanya ia mulai merasakan demam tinggi

Padahari ke tiga, selain demam ia juga mulai batuk bahkan sesak napas.

"Hari ketiga baru dilaporkan keluarganya, karna almarhum sudah kejang-kejang akibat sesak napas," papar Kapolsek.

Petugas gabungan setelah memakamkan jenazah YTR asal Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Senin (27/4/2020) malam
Petugas gabungan setelah memakamkan jenazah YTR asal Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Senin (27/4/2020) malam (Dok. Tim Gugus Covid)

Petugas kesehatan setempat lalu mengirim mobil Ambulance ke rumah YTR

Namun naas, sebelum Ambulance tiba YTR sudah tidak bernyawa.

"Menghindari hal-hal yang tidak diiginkan, jenazah YTR langsung dimakamkan sesuai persetujuan pihak keluarganya," ucap Kapolsek. (*)

Laporan wartawan : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved