Token Listrik Gratis
Ada Kabar Baik buat Pelanggan PLN 1.300 VA, Bakal Dapat Diskon atau Token Gratis dari PLN?
Ada kabar gembira untuk pelanggan PLN 1.300 VA hingga cara dapat token listrik gratis dan diskon di pln.co.id dan WhatsApp untuk pelanggan 450 VA dan
TRIBUN-TIMUR.COM - Ada kabar gembira untuk pelanggan PLN 1.300 VA hingga cara dapat token listrik gratis dan diskon di pln.co.id dan WhatsApp untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA.
Sebagai dampak pandemi Virus Corona atau Covid-19, pemerintah melalui PLN memberikan token listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan diskon untuk pelanggan 900 VA, mulai April 2020.
Ini hanya untuk pelanggan atau warga kurang mampu.
Pelanggan 450 VA akan mendapatkan token gratis senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.
Bagi pelanggan 900 VA bersubsidi akan mendapatkan diskon sebesar 50% dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Nantinya pelanggan hanya perlu melakukan dua cara untuk mendapatkan token listrik gratis tersebut.
Pertama, pelanggan bisa mendapatkan token gratis dengan mengakses laman resmi PLN, yakni www.pln.co.id.
Kedua, pelanggan bisa mengubungi via WhatsApp di nomor 08122123123.
Keringanan token listrik gratis ini akan berlaku hingga tiga bulan mulai April, Mei, hingga Juni 2020.
Berikut caraklaimtoken listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA:
Melalui WhatsApp
1. Buka aplikasi WhatsApp.
2. Chat WhatsApp ke nomor 08122123123
3. Ikuti petunjuk,dan masukkan ID pelanggan atau idpel.
4. Token gratis akan muncul.
5. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai ID Pelanggan.
Melalui Website PLN
1. Buka alamat web www.pln.co.id.
2. Klik menu Pelanggan dan langsung pilih Stimulus Covid-19.
3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter.
4. Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
5. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai ID pelanggan.
Dikutip dari Kontan.co.id, Senin (20/4/2020), Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan keringanan listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi.
Jika situasinya masih diperlukan, kemungkinan pihak pemerintah juga akan memberikan diskon listrik bagi pelanggan 1.300 VA.
"Kami tetap siapkan alternatif skenario. Selama tiga bulan kebijakan ini berlangsung, kami terus lakukan review," ujar Hendra.
Pemerintah juga telah memastikan bahwa kebijakan keringanan tarif listrik tersebut dapat menjangkau 40 persen masyarakat miskin dan rentan miskin di Indonesia berdasarkan penggunaan data kesejahteraan sosial (DTKS).
Hal tersebut diharapkan dapat membuat kebijakan keringanan tarif listrik tepat sasaran.
YLKI: Belum Efektif
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) menilai, kebijakan keringanan beban tagihan listrik bagi masyarakat terdampak Virus Corona belum begitu efektif.
Sebab, kebijakan ini belum sepenuhnya menjangkau pelanggan yang benar-benar membutuhkan keringanan tarif listrik.
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, ketika wabah Virus Corona menyerang, pendapatan sebagian masyarakat mengalami penurunan akibat pembatasan sosial.

Di sisi lain, pemakaian listrik rumah tangga dipastikan naik selama masa pandemi.
Meski secara umum mengapresiasi, Tulus menyebut, kebijakan keringanan tarif listrik untuk pelanggan golongan 450 VA dan 950 VA terkesan terlalu populis.
Menurutnya, jika ditelusuri lebih lanjut, masyarakat perkotaan baik golongan miskin maupun nonmiskin sangat rentan terdampak efek penyebaran Virus Corona.
Pasalnya, masyarakat tersebut rawan kehilangan pekerjaannya akibat beberapa perusahaan terpaksa tutup selama pandemi Virus Corona.
Di sisi lain, tak sedikit masyarakat di kota-kota besar merupakan pelanggan listrik golongan 1.300 VA yang notabene tidak bisa mengakses kebijakan subsidi listrik dari pemerintah.
Bahkan, pelanggan yang masuk kategori 1.300 VA tampak berada di zona abu-abu.
Dalam hal ini, pelanggan tersebut awalnya hendak mengakses listrik golongan 900 VA.
Namun, karena ada pembatasan jumlah pelanggan listrik bersubsidi, mereka terpaksa berlangganan listrik di golongan 1.300 VA.
“Banyak masyarakat yang secara ekonomi rentan, tapi mereka menggunakan listrik 1.300 VA. Ketika pemakaian listrik naik, mereka tidak mendapat subsidi. Harusnya ini jadi perhatian pemerintah,” ungkap dia dalam diskusi daring, Selasa (14/4/2020).
Saat ini, seluruh pelanggan listrik golongan 450 akan digratiskan dari tagihan listrik selama bulan April, Mei, dan Juni.
Sedangkan pelanggan listrik golongan 900 VA bersubsidi mendapat keringanan tarif listrik sebanyak 50 persen di periode yang sama.
Tulus mengusulkan, bisa saja pelanggan golongan 450 VA cukup diberikan diskon tarif listrik 50 persen selama tiga bulan.
Adapun jatah diskon tarif listrik 50 persen yang tersisa dapat ditujukan untuk pelanggan listrik golongan 1.300 VA dalam periode yang sama.