Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gus Baha

Inilah Kelebihan Gus Baha Dipuji Prof Quraish Shihab dan Pernah Tolak Gelar Doktor Honoris Causa

Berikut Profil Gus Baha dai NU yang terkenal itu. Inilah Kelebihan Gus Baha Dipuji Prof Quraish Shihab dan Pernah Tolak Gelar Doktor Honoris Causa

Penulis: Abdul Azis | Editor: Mansur AM
ANSHOR
Profil Gus Baha dai NU yang sangat terkenal di Youtube 

TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut Profil Gus Baha dai NU yang terkenal itu.

Juga kelebihan-kelebihan Gus Baha sampai dipuji pakar tafsir Prof Quraish Shihab dan Pernah Tolak Gelar Doktor Honoris Causa

Nama populernya Gus Baha. Nama lengkapnya KH Ahmad Bahauddin Nursalim.

Bagi Anda yang haus dengan siraman rohani khazanah keagamaan moderat dan kearifan lokal, Gus Baha salah satu pilihan tepat untuk mendapatkan petuah agama.

Video-video ceramahnya di media sosial baik Youtube, Facebook dan instagram kini jadi perbincangan.

Khazanah keilmuan Gus Baha tak diragukan lagi.

Pakar tafsir Prof Quraish Shihab tak segan melayangkan pujian atas kelebihannya.

Sosok Gus Baha atau pemilik nama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim kini sedang digandrungi masyarakat karena ceramahnya.

Banyak masyarakat yang mengidolakannya usai mendengarkan beberapa ceramahnya lewat Youtube.

Gus Baha adalah santri kesayangan almarhum ulama kharismatik, Syaikhina KH Maemoen Zubair atau Mbah Moen pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembang.

Profil dan Biodata Gus Baha juga menjadi perburuan masyarakat yang ingin mengenal lebih lengkap sosok ulama ini.

Maka pantas saja saat Ibunda Gus Baha yakni Hj Yuchanidz Nursalim meninggal dunia pada Rabu (15/4/2020), ribuan bahkan jutaan netizen menyampaikan duka cita mendalam.

Ibunda Gus Baha wafat dalam usia 73 tahun dan sempat dirawat di RSUD dr Soetrasno Rembang karena sakit.

Lalu siapa sebenarnya sosok Gus Baha, ulama hafal Al Quran 30 juz yang kini menjadi primadona di YouTube?

Dilansir dari Wikipedia, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha adalah salah satu ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari Narukan, Kragan, Rembang, Jawa Tengah (Jateng).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved