RILIS

Di Tengah Pandemi Covid-19, Produksi Padi Petani di Banyuasin Berlimpah

Di tengah pandemi Covid-19 ini, petani di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ) kini masih sangat sibuk melakukan panen raya padi yang hasi

DOK KEMENTAN RI
Panen padi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ). Di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini, petani di Kabupaten Banyuasin, kini masih sangat sibuk melakukan panen raya padi yang hasil produksinya berlimpah. 

PANGKALAN BALAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Puncak panen raya padi mulai terlihat di beberapa daerah di Indonesia, sedangkan sebagian daerah lagi baru mulai menggelar panen.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, petani di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ) kini masih sangat sibuk melakukan panen raya padi yang hasil produksinya berlimpah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Hortikultura (TPPH) Kabupaten Banyuasin Zainuddin, menerangkan bahwa panen raya padi akan berlangsung hingga bulan Mei nanti.

"Produksi beras dari petani di Banyuasin mengalami surplus yang cukup tinggi dari kebutuhan masyarakat Banyuasin yang berjumlah 844.019 jiwa," kata Zainuddin pada Sabtu (11/4/2020).

Demikian siaran pers Kementerian Pertanian ( Kementan ), Sabtu hari ini.

Saat ini di beberapa desa di Banyuasin juga dilakukan panen raya padi rawa pasang surut.

Panen padi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ). Di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini, petani di Kabupaten Banyuasin, kini masih sangat sibuk melakukan panen raya padi yang hasil produksinya berlimpah.
Panen padi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel ). Di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini, petani di Kabupaten Banyuasin, kini masih sangat sibuk melakukan panen raya padi yang hasil produksinya berlimpah. (DOK KEMENTAN RI)

Salah satunya Desa Teluk Tenggulang, Kecamatan Tinggal Ilir, Kabupaten Banyuasin dengan luas tanam 578 hektar (Ha) dengan produksi 511 ton Gabah Kering Panen (GKP) dan provitasnya mencapai 5,2 ton per Ha.

"Adanya program Optimasi Lahan (Oplah) Serasi (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani) sangat berdampak pada panen padi contohnya di Desa Teluk Tenggulang ini provitas panen meningkat dari 4,3 menjadi 5,2 ton GKP/Ha," katanya.

Kabupaten Semarang Jawa Tengah Rayakan Puncak Panen Raya Padi April - Mei 2020 Kendati Ada Covid-19

Selain itu, Zainuddin juga mengatakan bahwa panen padi rawa pasang surut juga sedang berlangsung di Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin dengan luas tanam 999,5 Ha, produksi 5.170 ton GKP serta provitas mencapai 5,5 ton per Ha.

Hingga kini luas tanam yang sudah dipanen ada sekitar 940 Ha.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved