Update Corona Maros

Imbas Corona, Penjual Jalangkote Keliling di Maros Sepi Pembeli

Firman (12) seorang penjual jalangkote di Maros sepi pembeli semenjak masyarakat sudah jarang keluar rumah

TRIBUN TIMUR/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Penjual Jalangkote Keliling di Maros, Firman. 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Sejak mewabahnya Corona di Indonesia, banyak warga yang perekonomiannya ikut menurun.

Hal ini juga dirasakan oleh beberapa pedagang di Kabupaten Maros.

Firman (12) seorang penjual jalangkote keliling mengalami sepi pembeli, menurutnya hal ini terjadi semenjak masyarakat sudah jarang keluar rumah.

Penghasilannya menurun sekitar 50%, karena biasanya dari hasil dagangannya, ia mampu memperoleh paling sedikit Rp. 150 ribu, sekarang paling banyak Rp. 50 ribu.

"Biasanya itu dalam satu hari dua kali habis jalangkote ku, sekarang paling banyak bisa kujual setengahnya," ujarnya Kamis (9/4/20).

"Jadi dulu itu bisa kubawa pulang paling sedikit Rp 150 ribu, sekarang paling banyak Rp 50 ribu," tambahnya

Bahkan ia mengaku kemarin tidak ada seorangpun yang membeli dagangannya.

Padahal Firman mulai berjualan dari pukul 15.00 Wita sampai pukul 02.00 Wita, di sekitaran PTB Maros.

"Kalau tidak habis saya bagi - bagikan gratis sama orang pas jalan pulangka, daripada mubazir," katanya.

Firman sendiri baru duduk di kelas 1 SMP, dan anak kedua dari 7 bersaudara ini sudah menjual sejak kelas satu SD.

"Mama ku yang bikin, kalau Bapak sudah tidak ada sejak SD, jadi sekarang saya yang jadi tulang punggung keluarga," jelasnya.

Ia pun berharap agar wabah ini cepat berlalu dan penjualannya bisa kembali normal seperti sebelumnya.

Laporan Tribunmaros.com, Andi M Ikhsan

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved