Sulsel Lawan Corona

Demi Keluarga, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Imbau Warga Sulsel Tidak Mudik

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar yang setiap tahunnya digelar di Makassar yang melibatkan perantau Sulsel tidak akan diselenggarakan.

Demi Keluarga, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Imbau Warga Sulsel Tidak Mudik
dok.tribun
Muchlis Patahna, Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), mengimbau warga Sulawesi Selatan di mana pun bermukim agar menahan diri untuk tidak mudik sebelum maupun setelah Lebaran Idulfitri 1441 H sampai batas penetapan pemerintah aman dari penyebaran Covid-19.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ditandatangani bersama Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Muchlis Patahna dan Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Abd Karim, Rabu (8/4/2020).

"Seluruh rencana kegiatan pertemuan yang melibatkan orang banyak, kiranya ditunda untuk sementara waktu," tegas Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Muchlis Patahna.

PSBM - Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XVIII tahun 2018 lalu, Wapres Jusuf Kalla mempertemukan 4 calon Gubernur Sulsel yang akan mengikuti Pilkada September 2018 di Makassar. Karena wabah Covid-19, PSBM di tahun 2020 ini batal
PSBM - Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XVIII tahun 2018 lalu, Wapres Jusuf Kalla mempertemukan 4 calon Gubernur Sulsel yang akan mengikuti Pilkada September 2018 di Makassar. Karena wabah Covid-19, PSBM di tahun 2020 ini batal (dok_tribun-timur/thamzil)

Itu berarti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar yang setiap tahunnya digelar di Makassar yang melibatkan perantau Sulsel juga tidak akan diselenggarakan. 

Dalam catatan Tribun ini kali kedua forum silaturahim perantau tahunan di kampung halaman ini ditunda, setelah krisis moneter tahun 1998 lalu.

Menurut catatan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), warga Sulsel yang bermukim di luar Sulsel mencapai 15 juta orang, termasuk di luar negeri.

Seluruh rencana kegiatan perjalanan ke luar negeri dan domestik pun diharapkan dapat dibatalkan untuk sementara waktu jika sifatnya tidak dengan kondisi darurat.

BPP KKSS juga mengimbau warganya proaktif membantu Pemda dan Relawan Kesehatan di wilayah masing-masing dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

.

 

Bahkan warga KKSS diminta bekerja sama dengan pemerintah/TNI-POLRI dan lembaga-lembaga sosial di lingkungan masing-masing untuk menyikapi langkah-langkah pencegahan Covid-19

BPP KKSS juga mengingatkan warganya untuk meningkatkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga, rumah tangga, rumah ibadah dan fasilitas umum di lingkungan masing - masing sebagai langkah preventif Pandemik Covid-19.

"Warga tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu atau berita hoax terkait penyebaran wabah Covid-19," ujar Muchlis Patahna.

Pengurus dan warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang bekerja di instansi pemerintah / sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan mengikuti himbauan dari instansinya masing-masing.

"Jika ada pengurus atau Warga KKSS yang terindikasi terpapar Virus Covid-19, segera menyampaikan kepada pengurus KKSS terdekat di mana dia berada dan hubungi Rumah Sakit atau Klinik setempat," jelas Muchlis Patahna.

Meski dilarang mudik, Muchlis Patahna mengharapkan komunikasi antar-pengurus dan warga tetap berjalan seperti biasa dari pusat ke seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

"Perbanyak doa semoga pandemik Covid-19 segera berhenti dan kita semua dalam lindungan Allah SWT/ Tuhan Yang Maha Esa," ujar Muchlis Patahna.

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved