VIDEO: Pandemi Corona, Begini Sepinya Tongkrongan Malam di Makassar

Tak terkecuali tempat-tempat nongkrong di Makassar yang biasanya ramai kemudian menjadi sepi tanpa pengunjung.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ancaman virus corona selama beberapa waktu belakangan ini telah membuat banyak hal berubah, Minggu (5/4/2020).

Tak terkecuali tempat-tempat nongkrong di Makassar yang biasanya ramai kemudian menjadi sepi tanpa pengunjung.

Situasi dan kondisi tersebut terjadi karena adanya kebijakan Physical Distancing atau menjaga jarak fisik, serta karantina diri untuk tinggal di rumah.

Menyusuri jalanan kota dari Jl Pengayoman tepatnya Pasar Segar, yang mayoritas tempat tongkrongan ini adalah kawula muda, namun kini terlihat masih tutup dan belum beroperasi seperti biasanya.

Tidak jauh dari Pasar Segar, di Jl Topaz Raya pun juga terlihat sepi dan hampir semua kafe-kafe di jalan tersebut sedang tutup karena wabah Corona.

Lalu berlanjut ke Pantai Losari di Jl Penghibur, tempat yang biasa di singgahi yang bukan hanya warga Makassar, namun pengunjung juga berasal dari berbagai daerah.

Nampak sepi dikarenakan ada imbauan dari pemerintah kota untuk menutup sementara guna mencegah penyebaran virus corona meluas.

Hal serupa juga terlihat di gedung kesenian makassar (GKM), tongkrongan yang biasa di singgahi oleh kaum muda mudi ini, juga nampak sepi pengunjung namun pedagang asongan masih tetap berjualan.

Kemudian lanjut ke Jl Sungai Cerekang, terlihat berjejeran penjual Sarabba sepi pengunjung, sebelum ada wabah tiap malam selalu ramai pengunjung, kini hampir tak satupun orang yang mampir.

"Selama penyelenggaraan Karantina Rumah, kebutuhan hidup dasar bagi orang dan makanan hewan ternak yang berada dalam Karantina Rumah menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat" Pasal 52 ayat 1 Undang Undang (UU) Karantina Kesehatan.(*)

Laporan Wartawan Tribun Ismail Suransi

Penulis: Ismail Suransi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved