Kasus Fee 30 Persen

Putusan Hakim Terhadap Erwin Haija Dianggap Rendah, JPU Pastikan Banding

JPU Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menyatakan banding atas putusan hakim Pengadilan Tipikor Makassar terhadap terdakwa Erwin Haija.

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Suasana haru menyelimuti ruang sidang pembacaan putusan terhadap Erwin Haija di Pengadilan Negeri Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menyatakan banding atas putusan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar terhadap terdakwa Erwin Haija.

Putusan Hakim yang dipimpin langsung Yanto Susena dengan vonis selama 6 tahun penjara dianggap terlalu rendah dan jauh lebih ringan daripada tuntutan JPU.

"Iya (kita ajukan banding)," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel Imawati kepada Tribun, Selasa (07/4/2020).

Namun Imawati belum memastikan kapan diajukan memori banding ke Pengadilan Tinggi Makassar.

SebelumnyA JPU sebelumnya menuntut terdakwa selama 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Sedangkan dalam putusan hakim dijatuhkan selama enam tahun penjara.

Erwin dianggap terbukti melanggar pasal 3 dalam dakwaan subsider, sedangkan dakwaan primernya yakni pasal 2 dinyatakan tidak terbukti.

Erwin juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 18 miliar lebih. Apabilah dalam batas waktu yang ditentukan tidak mampu membayar maka diganti 4 tahun kurungan.

Adapun yang memberatkan terdakwa sehingga divonis bersalah karena tidak mendukung program pemerintah terkait pemberantasan korupsi dan merugikan uang negara sebesar Rp 20 miliar lebih.

Sedangkan yang meringankan dalam pertimbangan hakim, terdakwa selama persidangan bersikap sopan dan tidak menikmati sebagian besar kerugian negara dan hanya sebagian kecil.

Erwin terseret dalam kasus ini setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Bareskrim Mabespolri. Selain mentersangkakan Erwin, Mabespolri juga menyeret Camat Rappocini Hamri Haiya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved