Beli TBS Sawit dengan Harga Rendah, PKS di Luwu Utara Acuhkan Keputusan Pemprov

Anggota Komisi III DPRD Luwu Utara, Yusuf Paembonan mengatakan, semua PKS tidak memberlakukan harga pemerintah

Beli TBS Sawit dengan Harga Rendah, PKS di Luwu Utara Acuhkan Keputusan Pemprov
chalik/tribunlutra.com
Anggota Komisi III DPRD Luwu Utara, Yusuf Paembonan.

TRIBUNLUTRA.COM, SUKAMAJU - Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Luwu Utara dituding mengabaikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.

Anggota Komisi III DPRD Luwu Utara, Yusuf Paembonan mengatakan, semua PKS tidak memberlakukan harga pemerintah berdasarkan inspeksi mendadak yang dia lakukan.

"Tadi saya sidak, tidak ada PKS membeli TBS sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Semua membeli dengan harga rendah," kata Yusuf, Senin (6/4/2020).

Seharusnya, kata dia pembelian TBS Rp 1.125 per kilogram.

"Sesuai dengan penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan untuk bulan April. Tapi diabaikan, padahal mereka ikut rapat," katanya.

Politisi Perindo menyebut, ada tiga PKS memberlakukan harga sama.

PKS PT Jas Mulia di Sukamaju, PKS PT Surya Sawit Sejahtera di Tanalili, dan PKS PT Kasmar Matano Persada di Baebunta.

Mereka kompak memberlakukan hargan pembelian Rp 1.050 per kilogram.

"Paling parah PKS PT Parma Darma Global di Sukamaju, lebih rendah lagi yaitu Rp 980 per kilogram. Sangat dikeluhkan petani di sana," katanya.

Hasil temuan ini sudah dilaporkan Yusuf ke pimpinan DPRD.

"Dalam waktu dekat kita akan panggil mereka (PKS)," tegasnya.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved