Pilwali Makassar 2020

Jika Jadi Wakil Wali Kota, Begini Cara ARB Atasi Banjir di Makassar

Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Abdul Rahman Bando (ARB) kian Percaya diri berpasangan dengan Munafri Arifuddin.

TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI
Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Abdul Rahman Bando (ARB) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Abdul Rahman Bando (ARB) kian Percaya diri berpasangan dengan Bakal Calon Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin.

Bila diamanahkan masyarakat Kota Makassar, beberapa solusi permasalahan di Tanah Daeng akan dicetus dan lakukannya.

Salah satunya, solusi atas permasalahan banjir yang menjadi langganan warga Makassar setiap musim hujan tiba.

“Mengatasi banjir adalah melakukan tata kelola air yang bagus. Drainase kita rata-rata kecil dan penuh sedimen sehingga tidak mampu menampung debit air. Akses ke kanal-kanal juga tidak lancar. Tapi yang paling penting adalah membangun titik penampungan air,” kata ARB dalam diskusi bersama Komunitas Wartawan Politik Sulsel di Cafe Res_Publica Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (5/4/2020).

Satgas drainase dan normalisasi kanal menurutnya, belum cukup untuk mengatasi besarnya debit air yang mengalir ke Kota Makassar setiap musim hujan.

Karena hanya bersifat jangka pendek. Memperbanyak titik penampungan air seperti waduk adalah solusi jangka panjang yang paling efektif.

“Sudah saatnya Makassar membangun titik-titik penampungan air. Setiap musim kemarau, penampungan ini juga akan menjadi sumber air dan menjadi frontier baru dalam memperluas daerah ruang terbuka hijau. Begitupun dengan dua aliran sungai yang mengapit Makassar,” lanjutnya.

Normalisasi dan penataan bantaran sungai selain menjadi solusi banjir juga bisa mendatangkan PAD dari sektor pariwisata jika kelola dengan baik.

Karenanya, tingginya sedimentasi di sungai Tallo dan Jeneberang sudah harus diatasi pemerintah sejak dini.

“Di Belanda, sungai menjadi frontier dalam mengatasi banjir dan sekaligus tempat wisata. Saya sudah membangun Ekonima Wisata Bahari dengan memanfaatkan alur Sungai Tallo dan Jeneberang. Masyarakat disana sekarang sudah merasakan manfaatnya. Dan itu dibangun bukan menggunakan APBD,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved