Aturan Kemenag Ramadhan & Idul Fitri 2020, Tak Ada Tarawih di Masjid, Nuzulul Quran, Itikaf, Bukber

Panduan Kemenag Ramadhan & Idul Fitri 2020, Tak Ada Tarawih di Masjid, Nuzulul Quran, Itikaf, Takbir Keliling

dok Tribun
Salat tarawih di Masjid Agung Rantepao Kabupaten Toraja Utara, 2019 lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ramadhan 2020 semakin dekat, yang dilanjutkan dengan Idu Fitri.

Di tengah wabah Covid-19 harus ada aturan baru, untukmencegah penularan dan penyebarannya.

Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan surat edaran soal panduan ibadah Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.

Edaran ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia.

Diterbitkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi pada Senin (6/4/2020).

"Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat Muslim di Indonesia dari risiko Covid-19," kata Fachrul melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin.

 Update Covid -19 di Kabupaten Maros, PDP Turun Jadi 4 Orang, Positif Naik 11 Orang

 M Syarifuddin Ganti Hatta Ali Sebagai Ketua MA, Raih 32 Suara pada Putaran Kedua Kalahkan Jubir

Fachrul mengatakan, selain ibadah Ramdhan dan Idul Fitri, surat edaran juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Terdapat 15 poin yang diatur, mulai dari pelaksanaan sahur, tarawih, tadarus, buka puasa, hingga peringatan Nuzulul Qur'an.

Semua kegiatan ini disarankan untuk diselenggarakan di rumah.

Ada pula panduan mengenai pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga silaturahim keliling atau halal bi halal.

Halaman
1234
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved