PSM Makassar

Soal Gaji Pemain Hanya 25 Persen, PSM Masih Kaji Keputusan PSSI

Keputusan itu terkait gaji pemain yang hanya dibayarkan 25 persen dalam beberapa bulan.

Official PSM
Skuad PSM Makassar saat tampil di Piala AFC Cup 2020 menghadapi Shan United beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar masih mengkaji keputusan dibuat induk sepak bola Indonesia, PSSI.

Keputusan itu terkait gaji pemain yang hanya dibayarkan 25 persen dalam beberapa bulan.

PSSI sebelumnya mengambil langkah terkait pembayaran gaji pemain seluruh peserta Liga 1.

Hal ini menyusul pemberhentian kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2, untuk meredam penyebaran Covid-19 (Virus Corona).

Lantas melalui surat yang diterbitkan dengan nomor 45/SKEP/III/2020 tentang status farce majuar kompetisi 27 Maret lalu, PSSI mengumumkan setiap klub hanya membayarkan 25 persen gaji pemain.

Itu terhitung sejak bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin pun belum bisa angkat bicara terkait keputusan PSSI.

"Sampai sekarang saya belum dapat kabar dari Pak Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin). Soal bagaimana sistemnya," ujar Sekertaris PSM, Muhammad Ikhsan, Sabtu (4/4/2020).

Belum adanya keputusan tersebut karena PSM masih terus melakukan pengkajian.

Sebab menurut Ikhsan, pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan pemangku kebijakan yang mengatur sepak bola di Indonesia (PSSI).

Halaman
123
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved