10 Tahanan Polda Kabur Belum Tertangkap, Baru 5 Dibekuk, 1 Ditembak

Sebanyak lima dari 15 tahanan narkoba Polda Sulsel yang melarikan diri berhasil ditangkap lagi.

net
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak lima dari 15 tahanan narkoba Polda Sulsel yang melarikan diri berhasil ditangkap lagi.

Polisi melumpuhkan satu dari kelima tahanan itu karena melakukan perlawanan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan mengatakan, para Tahanan Kabur rata-rata merupakan bandar narkoba jenis sabu.

"Sisanya sudah kita identifikasi tempat domisilinya, masih dalam pengejaran," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

18 Negara di Dunia Masih Terbebas dari Virus Corona atau Covid-19, Korea Utara Termasuk?

VIDEO: 15 Tahanan Narkoba Polda Sulsel Kabur, Baru Tiga Diamankan

VIDEO: Pantai Tak Berombak Maros Kembali Buka, Pedagang Tak Sediakan Meja dan Kursi

Tahanan Kabur yang dilumpuhkan bernama Rezki diciduk di Kabupaten Pinrang.

Dia tetap lari dari kejaran polisi meski diberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

“Dia yang mengajak tersangka lainnya ikut lari," kata Hermawan.

Rezki bertugas memantau penjagaan petugas dan membiarkan teman-temannya turun dari lantai 3 ruang tahanan.

Minggu, 29 Maret 2020, sebanyak 15 Tahanan Kabur dari gedung Mapolda Sulsel yang baru tiga bulan difungsikan.

Kasubdit Penmas Humas Polda Kompol Muhammad Arsyad menyebutkan, para tahanan itu menjebol terali ventilasi dan turun dari lantai tiga setinggi 10 meter.

5 Juta Pelanggan Berhasil Klaim Listrik Gratis, Berikut Website Resmi, WhatsApp & Penjelasan Masalah

Jika Covid-19 Belum Reda hingga Ramadan, Muhammadiyah Imbau Warga Tak Salat Tarawih dan Id di Masjid

RAMALAN ZODIAK CINTA Minggu 5 April 2020: Libra Kesepian & Pisces Tak Nyaman dengan Pernikahannya

“Para tahanan itu menggunakan sejumlah sarung yang diikat satu sama lain untuk memanjat dan menuruni dinding,” kata Arsyad.

Pihaknya juga belum mengetahui asal sarung yang digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Adapun tahanan kabur yang ditangkap lagi antara lain, Ikhsan ditangkap di Kabupaten Jeneponto, Nandito di Kota Parepare, Febrianto ditangkap di Kota Makassar, Rezky ditangkap di Kabupaten Pinrang dan Asri alias Ardiansyah ditangkap di Kota Parepare.(*)

Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved