Jalin Kerjasama, Kementan dan Gojek Siapkan Layanan Distribusi Pangan Gratis

Kementerian Pertanian dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi aplikasi Gojek resmi menjalin kerjasama untuk mendistribusikan bahan pangan

Kementan
Penandatanganan kerjasama Kementan dan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (3/4/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM-Kementerian Pertanian dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi aplikasi Gojek resmi menjalin kerjasama untuk mendistribusikan bahan pangan ke masyarakat.

Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatangan kerjasama oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriari dan Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa, Dyan Shinto Ekopuri di Gedung Kementan, Jumat (3/4/2020).

Acara tersebut turut disaksikan langsung Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Pada kesempatan tersebut, Dyan Shinto menyatakan, kedua belah pihak akan berkomitmen menjaga ketersediaan, stabilisasi pasikan dan harga pangan ke 11 komoditas tersebut melalui pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi yaitu Gojek.

Penandatanganan kerjasama Kementan dan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (3/4/2020).
Penandatanganan kerjasama Kementan dan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (3/4/2020). (Kementan)

Sementara itu, Agung Hendriari menyampaikan, selain untuk mengantisipasi distribusi pangan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing, kerjasama ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan penghasilan tambahan bagi para ojek online.

Ia mengaku masyarakat yang membeli pangan di Toko Mitra Tani milik Kementerian Pertanian via Gojek tidak perlu membayar biaya antar, dalam artian ongkos kirim Gojek diberikan secara gratis.

“Maksudnya disini biaya gojek tersebut dibebankan ke Kementerian Pertanian, kami yang akan membayar, sistemnya tentu pihak gojek sudah ada, dan ini tidak menpengaruhi harga pangan yang dibeli, jadi tentu driver gojeknya juga mendapat bayaran, dan masyarakat diringankan dengan tidak dibebankan biaya antar” jelas Agung.

Lebih lanjut ia mengatakan kerjasama ini nantinya akan diberlakukan di Toko Mitra Tani yang ada di seluruh Indonesia dengan jumlah mencapai 3500.

Kementan dan Gojek sediakan layanan pengantaran bahan pangan gratis
Kementan dan Gojek sediakan layanan pengantaran bahan pangan gratis (Kementan)

“Jadi kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kerjasama ini, konsep kami memang melayani kebutuhan pangan masyarakat harian dengan jumlah yang tidak besar paling tidak untuk kebutuhan tiga hari kedepan, ini menjadi bagian dari upaya kami juga dalam memininalisir rush buying” papar Agung.

Di kesempatan yang sama Shinto selaku perwakilan dari pihak gojek mengaku senang atas kesempatan yang diberikan Kementerian Pertanian untuk ikut berperan mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Ia mengatakan siap mendukung upaya pemerintah dalam memastikan pendistribusian pangan di masyarakat tidak hanya di Jabodetabek tapi diseluruh Indonesia.

“Kami sangat senang karena kami menjadi on demand platform pertama yang diberi kesempatan untuk medukung keamanan logistic diseluruh Indonesia, seperti yang kita ketahui kelancaran distribusi pangan saat ini juga menjadi prioritas utama pemerintah, prinsip kami masyarakat harus happy agar healthy,"ungkap Shinto.(*)

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved