PSM Makassar

Efek Corona, Bojan Hodak Khawatir dengan Klub-klub di Asia Tenggara

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak mulai berpikir jangka panjang setelah munculnya wabah Covid-19 (Virus Corona).

Instagram @bojanhodak_coach
Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak saat memimpin Pasukan Ramang latihan beberapa waktu lalu dan diunggah di akun Instagram pribadinya (@bojanhodak_coach) beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak mulai berpikir jangka panjang setelah munculnya wabah Covid-19 (Virus Corona).

Di mana efek yang ditimbulkan sangat berpengaruh ke semua sektor tak terkecuali sepak bola.

Apalagi, dampak yang ditimbulkan virus yang pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China telah menghentikan kegiatan sepak bola di semua negara.

Imbasnya, pemasukan klub-klub tersebut jelas tidak stabil.

Menurutnya, klub-klub di Asia Tenggara menjadi paling kewalahan karena memiliki keuangan yang relatif minim ketimbang klub lain di kawasan Asia.

Seperti K-League, J-League, bahkan Chines Super League.

"Saya khawatir tentang liga-liga di Asia Tenggara," ujar Bojan Hodak seperti dilansir dari laman News Straits Times, Jumat (3/4/2020).

"Beberapa klub bergantung sepenuhnya atau sebagian pada dana dari pemerintah atau agensi masing-masing," imbuh Bojan.

Yang jadi masalah lanjut mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 ini, adalah kurangnya sponsor yang dimiliki klub-klub di Asia Tenggara.

Sehingga sangat berpotensi terjadi kebangkrutan dengan adanya pemberhentian liga selama tiga bulan ke depan.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved