Staf Ahli Gubernur Sulbar Meninggal

Doktor Padlia Parakasi Curhat, Kakaknya Parman Parakasi Sempat Ditolak Beberapa RS Sebelum Meninggal

Dia mengatakan saat berangkat ke Makassar kakak kandungnya tidak menderita sakit. Namun sebelum kembali ke Mamuju tiba-tiba sakit dan mengalami pecah

Dok. Pribadi
Staf Ahli Gubernur Sulbar Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Parman Parakasi, meninggal dunia di Makassar, Kamis (2/4/2020). Adik kandung Padlia Parakasi curhat karena sempat ditolak beberapa rumah sakit sebelum meninggal. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Staf Ahli Gubernur Sulbar Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Parman Parakasi, meninggal dunia di usia 50 tahun.

Almarhum menghembuskan nafas terakhir di Makassar. Sempat dilarikan ke RS Ibnu Shina Makassar.

Adik kandung Almarhum, Padlia Parakasi, curhat, ia menyampaikan bahwa kakak kandung sempat sempat ditolak beberapa rumah sakit sebelum meninggal.

" Ini mengenaskan juga yah sebenarnya, curhat sedikit, kalau misalnya ada kasus pasien seperti kejadian kak Parman ini yang butuh pelayanan ekstra yang bukan sakit Covid, akhirnya terabaikan karena mestinya para dokternya harusnya juga bisa menolong pasien penderita lain yang darurat seperti kakak saya, mungkin nyawanya masih bisa tertolong,"ungkap Padlia via whatsapp.

Dia mengatakan saat berangkat ke Makassar kakak kandungnya tidak menderita sakit. Namun sebelum kembali ke Mamuju tiba-tiba sakit dan mengalami pecah pembulu darah.

" Perlu operasi karena pecah pembuluh darah menurut hasil scan dari RS Awal Bross. Tapi tidak ada rumah sakit bersedia karena fokus penanganan Covid-19,"katanya.

Dia mengaku juga sudah curhat sama dr Herry Direktur RS Anutapura dengan harapan ada kolega di Makassar bisa membantu untuk operasi.

" Biar di RS manapun kami bersedia karena mau operasi. Tapi nyawa kakak sudah lebih dulu pergi,"ucapnya.

Staf Ahli Gubernur Sulbar Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Parman Parakasi, meninggal dunia di Makassar, Kamis (2/4/2020). Adik kandung Padlia Parakasi curhat karena sempat ditolak beberapa rumah sakit sebelum meninggal.
Staf Ahli Gubernur Sulbar Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Parman Parakasi, meninggal dunia di Makassar, Kamis (2/4/2020). Adik kandung Padlia Parakasi curhat karena sempat ditolak beberapa rumah sakit sebelum meninggal. (Dok. Pribadi)

Padlia mengatakan, almarhum hembuskan nafas terakhir Pukul 00.00 Wita dini hari.

Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Makassar di dekat RS Faisal Makassar.

Rencananya sebentar sore usai Salat Azhar akan di makamkan di Pemakaman Sudiang Kota Makassar. (tribun-timur.com).

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved