Anggota DPRD Luwu Timur

Alpian Minta Bupati Luwu Timur Evaluasi Kinerja Pengawas dan PPK, Ini Masalahnya

Itu menyusul plafon ruang kelas 6 di SDN 222 Baru Merah, Malili runtuh belum lama ini. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di

Ivan Ismar
Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Alpian menyoroti kinerja oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengawas proyek.

Itu menyusul plafon ruang kelas 6 di SDN 222 Baru Merah, Malili runtuh belum lama ini. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Selain itu, kondisi Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN 229 Waru Malili juga bermasalah. Pada bagian dinding bangunan sudah terlihat retakan padahal belum lama ini dikerjakan.

Bukan hanya sekolah, Plafon Pasar Rakyat Wotu yang ada di Desa Tarengge juga runtuh di beberapa bagian. Padahal bulan Maret 2020 ini telah diresmikan penggunaannya.

Termasuk sejumlah bangunan fisik lain yang kondisinya tidak bagus setelah selesai dikerjakan.

"Kalau fisiknya jelek berarti kinerja (oknum) pengawas dan PPK tak becus. Andaikan pekerjaan ini diawasi dengan baik sesuai perencanaan pastinya menghasilkan fisik yang baik pula," kata Alpian kepada TribunLutim.com via WhatsApp, Jumat (3/4/2020).

Ia meminta Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dapat memperhatikan bangunan yang telah direalisasikan dan menempatkan PPK dan konsultan pengawas yang dapat bekerja secara bertanggung jawab.

" Kita minta agar bupati mengevaluasi PPK dan pengawas yang ingin ditempatkan. Bangunan itu dibangun pakai uang rakyat. Kualitasnya harus bagus agar manfaatnya bisa dirasakan," tuturnya.

Diberitakan, Alpian mengimbau masyarakat agar melaporkan pembangunan proyek fisik bermasalah yang sedang dikerjakan di wilayah masing-masing.

Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian turun meninjau realisasi APBD 2019 di Kecamatan Wotu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (10/10/2019).
Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian turun meninjau realisasi APBD 2019 di Kecamatan Wotu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (10/10/2019). (ivan/tribunlutim.com)

Menurut Alpian, untuk melaporkan proyek bermasalah bisa langsung ke anggota DPRD Luwu Timur maupun ke media sosial seperti facebook.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved