Opini

Jalan Tengah Pemerintah Menghadapi Covid-19

Tahapan baru tersebut adalah jalan tengah dengan melihat laju perkembangan covid-19 ini, di tengah gelombang kritik ke pemerintah terkait

Ist
Yansi Tenu Alumnus Unhas tinggal di Jakarta 

Yansi Tenu
Alumnus Unhas tinggal di Jakarta

 Presiden Joko Widodo, akhirnya mengumumkan tentang pedoman pelaksanaan dalam rangka menghadapi covid-19 yang semakin banyak menimbulkan korban, baik di rawat di rumah sakit, Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan yang meninggal dunia.

Tahapan baru tersebut adalah jalan tengah dengan melihat laju perkembangan covid-19 ini, di tengah gelombang kritik ke pemerintah terkait dengan lambannya penanganan penyebaran covid-19 yang semakin besar.

Jalan tengah itu di lakukan agar terjadi koordinasi yang sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, di tengah beberapa daerah ingin melakukan upaya karantina wilayah.

Melihat laju perkembangan covid-19 ini yang makin sulit di kendalikan dan jika antar daerah menerapkan karantina wilayah secara sendiri-sendiri.

Maka akan menimbulkan potensi gesekan antar daerah bisa muncul dan proses karantina wilayah bertentangan dengan peraturan yang ada, untuk itu pemerintah pusat mengambil jalan tengah dengan membuat peraturan yaitu : Menggabungkan UU karantina kesehatan dan UU darurat sipil.

Sehingga melahirkan apa yang disebut dalam atauran tersebut adalah pembatasan social berskala besar dengan kekarantinaan kesehatan.

Beberapa penyesuaian berupa 1. kepres no 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat. 2. Peraturan Pemerintah no 21 tahun 2020 tentang Pembatasan social berskala besar dalam rangka percepatan penanganan covid-19.

Sementara ke 3 Perataturan pemerintah Pengganti UU no 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan stabilitas sistim keuangan untuk penanganan covid-19.

Untuk Kepres dan PP nya bisa langsung berlaku sejak di tetapkan , namun untuk Perpu menunggu persetujuan DPR RI.

Halaman
1234
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved