Warga Tamalate Makassar ini Beri Alat Cuci Tangan ke Pedagang Sayur Keliling

Wabah pandemi corona yang terjadi di Indonesia membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.

Istimewa
Warga Tamalate Makassar, Saprillah Syahrir membagikan alat cuci tangan ke pedagang sayur Rabu (1/4/2020). Menurut Kepala Balitbang Agama Makassar ini, perlu ada upaya lebih serius lagi semua pihak untuk mencegah penularan wabah Covid-19 

TRIBUNTIMURWIKI.COM, MAKASSAR - Wabah pandemi corona yang terjadi di Indonesia membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.

Selain itu, menyebarnya virus ini berdampak kepada seluruh pekerja di Indonesia.

Termasuk masyarakat di kalangan bawah dengan pendapatan minim, yang masih harus terus mencari nafkah demi kelangsungan hidup.

Padahal, arahan pemerintah untuk physical distancing atau menjaga jarak sudah digaungkan.

Meski demikian seluruh komponen masyarakat pun berperang penting dalam memerangi virus ini.

Seperti hal yang dilakukan, salah satu warga Mamoa, Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Saprillah Syahrir.

Tak tega mengusir salah satu pedagang sayur dekat rumahnya untuk mengikuti arahan pemerintah, ia malah memberi perangkat cuci tangan seperti sabun dan box air.

Hal tersebut terlihat dalam video yang diunggahnya di akun facebook miliknya.

Saat mencoba dikonfirmasi Tribuntimur.com, Saprillah Syahrir sempat menolak.

"Soalnya ini hanya gerakan kecil saja sebenarnya," tuturnya via whatsapp, Rabu (1/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved