Update Corona Wajo

Update Covid-19 di Wajo, 46 ODP, Bupati Wajo Enggan Karantina Wilayah

Peningkatan ODP itu dipicu arus masuk pendatang maupun warga Kabupaten Wajo yang mudik atau pulang kampung.

Hardiansyah Abdi/Tribun wajo
Salah satu warga yang masuk kategori ODP di Kabupaten Wajo dijemput Ambulance untuk diperiksakan kesehatan lebih lanjut, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Wajo meningkat drastis. Kini, data pada pukul 15.00 WITA, Rabu (1/4/2020), tercatat ada 46 ODP, dan 11 diantaranya selesai dipantau.

Sementara, 1 orang masih dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siwa yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) dan menunggu hasil uji swab.

Peningkatan ODP itu dipicu arus masuk pendatang maupun warga Kabupaten Wajo yang mudik atau pulang kampung.

"Iya, ada kesepakatan untuk melakukan sistem pengamanan pencegahan Covid-19 pada isolasi mandiri kepada pendatang atau pemudik yang dari luar daerah," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo, Supardi, Rabu (1/4/2020).

Supardi menambahkan jika ada warga yang berasal dari daerah luar agar senantiasa melaporkan kondisi kesehatannya. Mengingat, peningkatan kasus Covid-19 juga merupakan faktor transmisi lokal.

Bahkan, akses masuk di perbatasan Kabupaten Wajo pun diperketat. Meski diperketat, masih saja banyak pendatang maupun warga Kabupaten Wajo yang pulang kampung.

Paling kecolongan yakni adanya gelombang kedatangan 100 lebih warga Jakarta ke Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo yang membuat masyarakat resah.

Salah satu warga yang masuk kategori ODP di Kabupaten Wajo dijemput Ambulance untuk diperiksakan kesehatan lebih lanjut, Rabu (1/4/2020).
Salah satu warga yang masuk kategori ODP di Kabupaten Wajo dijemput Ambulance untuk diperiksakan kesehatan lebih lanjut, Rabu (1/4/2020). (Hardiansyah Abdi/Tribun wajo)

Kendati demikian, Bupati Wajo Amran Mahmud masih enggang melakukan karantina terbatas di Bumi Lamaddukelleng.

Kami hanya perketat jalan-jalan masuk untuk lakukan screening agar bisa dipantau semua pendatang yang mau bermukim atau yang kembali dari perjalanan," kata Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah tetap melakukan phisycal distancing serta mengampanyekan #dirumhaja.

"Fokus dengan phisycal distancing, galakkan sosialisasi dan massifkan seruan kepada masyarakat untuk tetap di rumah," tambahnya.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(/*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved