BPS Sulsel

Sulsel Deflasi 0,1 Persen, Kepala BPS Sulsel Terkejut

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis data terbaru untuk inflasi bulan Maret 2020.

BPS Sulsel
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah menjelaskan rilis inflasi Bulan Maret 2020 melalui live streaming di akun YouTube BPS Sulsel, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis data terbaru untuk inflasi bulan Maret 2020.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah menyampaikan hal mengejutkan untuk Sulawesi Selatan karena Bulan Maret 2020.

Sulawesi Selatan mengalami deflasi sekitar 0,1 persen.

Daerah yang paling tinggi deflasi adalah Kota Makassar yakni sebanyak 0,11 persen.

"Yang membuat deflasi tinggi dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, tembakau dan transportasi," katanya, Rabu (1/4/2020).

Kelompok makanan penyebab deflasi adalah cabe merah, cabe rawit, bawang merah, daging ayam ras, ikan bandeng, tahu mentah, bawang putih, ikan katamba, dan ikan layang.

Sementara itu, angkutan udara juga memberikan andil ke deflasi sebanyak 0,071 persen.

"Memang saat ini, tak ada pergerakan orang di bandara setelah adanya dorongan untuk sosial distancing," katanya.

Sebelumnya, otoritas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Angkasa Pura I, juga sudah mengkonfirmasi adanya penurunan pergerakan penumpang selama Maret 2020.

Pada bulan Maret ini, pergerakan penumpang sebanyak 726.698 penumpang, terjadi penurunan kurang lebih 17 % dibandingkan dengan bulan lalu.

Untuk pergerakan pesawat pada bulan Maret tercatat sebanyak 7.044 pergerakan dan terjadi penurunan sekitar 8.64%.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved