Update Corona Sulbar

Punya Anggaran Rp 4,9 M, Pemprov Sulbar Kesulitan Dapatkan APD Lengkap

Direktur RSU Regional Sulbar, dr Indahwati Nursyamsi mengatakan, persediaan APD saat ini hanya cukup untuk satu pekan ke depan

Nurhadi / Tribun Timur
Gugus Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Sulbar saat tinjau gedung RSU Regional lama yang akan dijadikan gedung karantina PDP Covid-19 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAMUJU -- Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Regional Sulbar, semakin menipis.

Direktur RSU Regional Sulbar, dr Indahwati Nursyamsi mengatakan, persediaan APD saat ini hanya cukup untuk satu pekan ke depan.

"Karena rata-rata kebutuhan APD 10 PCS per hari. Jadi kalau 14 hari pasien di rawat itu berari kita butuh 140 PCS APD," ujar Indahwati, Rabu (1/4/2020).

Apalagi bukan hanya dokter dan perawat yang menggunakan APD.

Tetapi petugas kebersihan dan petugas gizi jika masuk dalam kamar isolasi harus menggunakan APD.

Sementara Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan agar APD di RSU Regional tak kekurangan.

Bahkan Pemprov sudah mencairkan Rp 2,3 miliar untuk mengadakan kebutuhan mendesak di rumah sakit.

"Kendalanya sekarang adalah kita kesulitan mendapatkan APD yang lengkap untuk memperkuat kesediaan di rumah sakit, sementara kita tidak tau situasi yang terjelek,"kata Idris.

APD bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya berupa baju, tidak lengkap dengan kacamata, maskes, sepatu dan sarung tangan.

"Sementara kita butuh yang komplit, probemnya sekarang susah mendapatkan, mohon doanya semoga segera didapatkan kebutuhan kita, karena bukan tidak ada uang, tapi justru barang yang tak ada,"jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved