Masika ICMI Makassar Dukung Kas Masjid Digunakan Bantu Warga Hadapi Covid-19

Masika ICMI Makassar Dukung Kas Masjid Digunakan Bantu Warga Hadapi Covid-19

Dok Pribadi
Ketua Masika ICMI Makassar, Syamsul Alam 

TRIBUN-TIMUR.COM - Majelis Sinergi Kalam mendukung kas masjid untuk amal jariah menghadapi wabah Virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ketua Masika ICMI Makassar, Syamsul Alam, dalam keterangan resminya kepada Tribun, Rabu (1/4/2020).

"Di tengah musibah Covid19 yang sedang menimpa negeri kita ini, sudah selayaknya Pengurus Masjid atau Dewan Masjid atau institusi yang berwenang berada di garda terdepan untuk membantu warga sekitar memenuhi kebutuhan dalam rangka pencegahan Covid19 tersebut," jelasnya.

Setiap Jumat, lanjutnya, pengurus Masjid kerap mengumumankan kas Masjid yang fantastis. Namun bisa lebih fantastis jika disalurkan untuk kemaslahatan umat manusia.

"Inilah kesempatan emas Pengurus Masjid untuk berdakwah secara tidak langsung. Mempraktikkan Islam yang rahmatan lil alamiin sebagaimana yang pernah dicontohkan oleh Rasulillah, Keluarga, dan para sahabatnya yang setia," imbuhnya.

Syamsul Alam mengatakan sudah saatnyaa mengubah mindset kas masjid ditumpuk dan lebih banyak dijadikan untuk sekadar mempercantik lantai, aksesoris dan dinding Masjid, namun melupakan nuansa amal jariah sosial dari dana jamaah tersebut.

"Kami yakin pengurus Masjid memiliki rasa pertanggungjawaban yang tinggi melampaui prinsip-prinsip akuntansi. Karena mereka akan bertanggung jawab langsung kepada Tuhan Ilahi Rabbi.

Kami membayangkan jika warga dan jamaah merasakan kehadiran Masjid maka warga akan tersentuh hatinya untuk lebih giat berdonasi dan beribadah demi Allah Swt melalui amal Jariah sosial," tambahnya.

Lebih lanjut, Syamsul Alam menyebut beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka membantu warga sekitar untuk pencegahan Covid-19.

Berikut diantaranya:

  1. Pengadaan ruang sterilisasi.
  2. Berbagi bahan makanan bagi kaum duafa dan membutuhkan.
  3. Penyemprotan di gerbang masuk komplek/wilayah, baik manual atau menggunakan alat sensor.
  4. Pembagian masker, handsoap, handsanitizer.
  5. Atau hal lain yg mungkin bisa diadaptasi dari beberapa wilayah yg sudah melakukan nya. Kita bisa sangat mudah mencari informasi tsb.
  6. Lebih jauh lagi, Masjid bisa mempersiapkan segala kebutuhan warga yang pokok, jika opsi Lockdown atau KARANTINA atau Isolasi Lokal/Nasional diberlakukan.

"Mariki bersama-sama berkontribusi menghadai wabah pandemik ini. Semoga Allah Swt merahmati dan meridhai segala upaya kita, sehingga wabah ini bisa berakhir," tutup Syamsul. (*)

Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved