Liga 1

Sudah Tiga Kali Liga di Indonesia Dihentikan karena Tidak Kondusif, ini Rinciannya

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan agar penyebaran virus tidak semakin meluas.

wahyu/tribun-timur.com
CEO PT PSM, Munafri Arifuddin melepas gerak jalan santai pada acara HUT ke-19 The Macz Man yang dihadiri ribuan suporter di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama Liga Indonesia Baru (LIB), menghentikan kompetisi karena Virus Corona.

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan agar penyebaran virus tidak semakin meluas.

Penghentian liga di tengah jalan bukanlah kali pertama terjadi kompetisi sepak bola di Indonesia.

Dalam dua dekade terakhir, setidaknya sudah tiga kali kompetisi sepak bola Indonesia dihentikan, termasuk masalah Covid-19 ini.

CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan, pemberhentian Liga 1 musim 2020 untuk sementara adalah keputusan tepat.

Sebab ini merupakan langkah yang baik agar penyebarannya tidak semakin meluas.

"Harusnya memang begitu, karena ini masalah global. Paling tidak liga bisa kembali berjalan kalau kondisi sudah mulai membaik," tegas Munafri Arifuddin beberapa waktu lalu.

Nah, bagaimana dengan dua pemberhentian liga lainnya? Pemberhentian liga yang pertama di Indonesia terjadi pada 1997-1998.

Kala itu, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih bernama Liga Dunhil.

Pemberhentian dilakukan karena masalah yang tidak kondusif di Indonesia, dimana sedang terjadi pergolakan politik dan krisis moneter.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved