Update Corona Sulsel

Positif Corona Sulsel tak Bertambah di Hari Selasa, Rektor UIN: Capaian Kesadaran dan Kepatuhan

"Kuncinya sekarang meningkatkan capaian kesadaran dan kepatuhan dalam menyikapi virus yang sudah membuahkan hasil. Semoga!,” kata Prof Hamdan.

Citizen Reporter/Fadlan L Nasurung
Prof Hamdan Juhannis 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Untuk pertama kalinya dalam sepekan ini Sulsel tak mengalami pertambahan pasien positif corona. Sepanjang hari Selasa (31/3/2020), Gugus Siaga Virus Corona Sulsel tak mencatat ada penambahan positif corona, masih tetap 50 orang.

“Sebagai warga Makassar, saya berbahagia menerima kabar dari laporan yang dirilis pemerintah bahwa hari ini tidak ada pasien baru yang terindikasi positif corona,” ujar Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis MA PhD.

Positif corona melonjak drastis di Sulsel sejak Rabu (25/3/2020). Dalam 24 jam, pengidap Covid-19 di Sulsel bertambah 10 orang, dari 4 yang diumumkan pada Selasa (24/3/2020) menjadi 13 pada Rabu (25/3/2020). Pekan ini, Sulsel menjadi daerah pengidap Covod-19 tertinggi di luar Pulau Jawa.

Pada hari Kamis(26/3/2020), pasien positif corona di Sulsel bertambah 14 orang, menjadi 27 orang.

Hari Jumat (27/3/2020), lanju pertambahan pasien positif corona di Sulsel berhasil direm, hanya bertambah dua orang, menjadi 29.

Esoknya, pasien positif corona di Sulsel bertambah 4 orang lagi sehingga pada hari Sabtu (28/3/2020), Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka untuk pertama kali jumpas pers sebagai Ketua Gugus Siaga Virus Corona Sulsel mengumumkan pasien positif Corona sudah berjumlah 33 orang.

Lonjakan penambahan pasien positif corona di Sulsel juga terjadi pada Hari Minggu (29/3/2020). Pada hari Minggu ini, Gugus Siaga Virus Corona Sulsel mengumumkan adanya penambahan 15 pasien positif corona baru di Sulsel. Dengan demikian, pada akhir pekan lalu, pasien positif corona di Sulsel sudah menjadi 48 orang.

Awal pekan lalu, Senin (30/3/2020), Gugus Siaga Virus Corona Sulsel mencatat dua tambahan pasien positif corona di Sulsel, menjadi 50 orang.

Dilansir laman resmi Sulsel Tanggap Covid-19. Data terbaru, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 17.33 wita, pasien positif Corona di Sulsel masih 50 orang.

Mendengar kabar tidak ada warga Sulsel dinyatakan positif corona dalam tempo 24 jam, Prof Hamdan Juhannis MA PhD langsung menelepon teman yang ahli statistik.

“Saya langsung telepon teman saya yang ahli statistik, saya tanyakan, bisakah ini dianggap sebagai sesuatu pertanda bahwa kita menuju curva landai dalam ilmu statistik? Kebetulan saya pernah mendengar istilah ini,” kata Prof Hamdan Juhannis MA PhD.

“Curva adalah penggambaran trend tentang pergerakan sebuah kejadian, dan bila melandai itu pertanda kejadiannya cenderung tidak akan mengalami lonjakan. Saya bertanya pada teman saya, bisakah ini pertanda bahwa dengan 0 positif hari ini di Makassar menunjukkan tanda penyebaran virus ini tidak akan melonjak dan akhirnya mengalami penurunan?,” jelas Prof Hamdan Juhannis MA PhD.

Mendengar pertanyaan itu, teman Prof Hamdan Juhannis MA PhD menjawab, ““Bisa, kalau itu dilihat sebagai hasil sebuah intervensi”.

“Itu adalah hasil intervensi. Tingkat kesadaran masyarakat makin baik, gerakan menjaga jarak semakin meluas. Kesadaran mencuci tangan dan memakai masker semakin meluas. Pemerintah semakin kreatif dalam menanggulangi wabah dan gerakan masyarakat sipil semakin tampak,” kata Prof Hamdan Juhannis MA PhD ke ahli statistik tersebut.

Lalu si ahli statistik merespon bahwa itu berarti hasil 0 yang positif pada hari ini tidak terlepas dari intervensi. Artinya, kurva landai di Makassar insyaallah akan berlangsung. Penyebaran virus tidak akan melonjak dan bila kurva itu akan dibuat menurun atau berhenti dari sifatnya melandai, maka intervensi itu harus semakin ketat.

“Setelah menutup telepon saya merenung, bahwa kuncinya sekarang adalah meningkatkan capaian kesadaran dan kepatuhan dalam menyikapi virus yang sudah membuahkan hasil. Semoga!,” kata Prof Hamdan Juhannis MA PhD.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved