Update Corona Sulsel

Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus Perawat dan Bidan Dipercepat

Kepolisian Republik Indonesia mempercepat penerimaan Bintara khusus perawat dan bidan.

Dok Pribadi
Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Anang Pudjijanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepolisian Republik Indonesia mempercepat penerimaan Bintara khusus perawat dan bidan.

Hal ini berdasarkan perintah asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Eko Indra Heri yang juga Ketua Pelaksana Penerimaan Terpadu Anggota Polri tahun anggaran 2020 tingkat pusat melalui video conference, Kamis (26/3/2020) pukul 08.30 Wita.

Alasan dipercepatnya penerimaan khusus perawat dan bidan, kata Eko karena rumah sakit Polri di seluruh Indonesia memerlukan tenaga medis di tengah kondisi pandemik Covid-19.

Sementara, Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Anang Pudjijanto mengatakan penerimaan Bintara khusus perawat dan bidan ini sistem seleksinya berbeda dengan penerimaan anggota Polri lainnya.

Anang menyampaikan Bintara kompetensi khusus perawat dan bidan harus melalui tahapan seleksi yang terbagi tiga.

"Tes pengetahuan, tes keterampilan dan tes perilaku sesuai bidangnya," katanya kepada tribun-timur.com, Selasa (31/3/2020).

Adapun persyaratan dalam penerimaan Bintara kompetensi khusus perawat dan bidan tahun anggaran 2020 sebagai berikut:

1. Berijazah D-III perawat/bidan;

2. Untuk perawat mempunyai surat tanda registrasi (STR) yang masih berlaku. Diutamakan mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS) atau Basic Trauma Life Support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi;

3. Untuk bidan mempunyai surat tanda registrasi (STR) yang masih berlaku dan diutamakan mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS) atau Basic Trauma Life Support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi (bukan lulusan paket A, B dan C);

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved