Breaking News:

Puluhan Hotel Tutup Sementara

PHRI dan IHGMA Kirim Bantuan Makanan untuk Petugas Medis

Industri perhotelaan dan Restoran saat ini berada di titik terendah karena wabah covid-19 ini.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
Dok PHRI
Penyerahan bantuan dari PHRI, IHGMA ke Petugas Medis dan Relawan pencehan virus corona. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Industri perhotelaan dan Restoran saat ini berada di titik terendah.

Seluruh kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) banyak yang dibatalkan dan ditunda.

Imbasnya, industri hotel dan restoran terpuruk karena wabah covid-19 ini.

Untuk itu PHRI Sulawesi Selatan saat ini terus berkordinasi dengan Pemerintah Daerah, Bank Indonesia dan OJK terkait hal tersebut.

Kebijakan Stakeholder pun digelontorkan mulai dari penundaan pajak perhotelan dan restoran. Hingga relaksasi ekonomi terhadap pengusaha hotel dan restoran.

Di tengah hebatnya krisis yang diakibatkan Wabah covid-19 ini, PHRI & IHGMA Sulsel tetap mengutamakan misi kemanusiaan terhadap pejuang di garda depan, yakni petugas medis dan relawan.

Dimana, saat ini mereka menjadi sorotan karena kekurangan APD, kurang istirahat dan berbagai macam risiko yang dialami.

Demikian disampaikan Ketua BPD PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga.

"Sebanyak 21 Hotel dan restoran yang ikut berpartisipasi untuk memberikan bantuan dalam bentuk makanan kepada petugas medis dan relawan," katanya, Senin (30/3/2020).

Antara lain, Dalton, Arthama, Hotel Denpasar, Claro, The Rinra, Foxlite Royal Bay Makassar, Aston Makassar, Almadera, Pesonna, Harper, Anging Mammiri, Jolin, GPH, Aerotel Smile, Whiz prime Sudirman, Ayam Goreng Fatmawati, Dinasti, Myko,
R M Wong Solo, Expressia Hotel dan Four Points by Sheraton Makassar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved