Update Corona Sulsel
Hanura Sulsel: Percepatan Pemulihan Covid-19 dengan Karantina Wilayah
Sekretaris Hanura Sulsel Affandy Agusman meminta pemerintah bersikap tegas dengan kian banyaknya pasien positif Corona yang meninggal dunia.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulsel Affandy Agusman meminta pemerintah bersikap tegas dengan kian banyaknya pasien positif Corona yang meninggal dunia.
"Kami berharap pemerintah mempercepat pemulihan Covid-19 dan ekonomi Indonesia, utamanya Sulsel. Pemerintah harus tegas dalam karantina wilayah," ujar Affandy.
Menurutnya, tanpa ada langkah tegas, maka masa pemulihan Covid-19 Dan ekonomi akan semakin lama.
"Tentu harus ada persiapan untuk melakukan pendistribusian bantuan. Pasokan bahan kebutuhan pokok harus ditambah sebelum diterapkan," ujarnya.
Saat ini, untuk menjamin ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok pemerintah harus mengajak pedagang, dan pengusaha ritel.
"Jangan lupa, pola penganggaran pemerintah sudah harus dirasionalisasi dengan mengurangi biaya perjalanan dinas untuk membantu Percepatan Pemulihan Covid-19 di Sulawesi Selatan," katanya.
Namun, Affandy berharap Pemprov Sulsel tetap melakoni skenario paling optimistis, dimana perekonomian Sulawesi Selatan tetap tumbuh.
Seperti diketahui, Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, prediksi kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan strategis periode Maret-April 2020 atau menghadapi Bulan Ramadan cukup baik.
Dari 10 komoditi, dua di antaranya defisit neraca domestik.
"Bawang putih, stok ketersediaan kita tidak ada, kebutuhannya sekitar 6.280 ton," kata Since via pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2020).
Selain bawang putih komoditi gula pasir pun demikian.
"Ketersediaan kita 9.147 ton, kebutuhan sekitar 23.454 ton. Sehingga neraca Domestik defisit 14.307 ton," katanya. (Lebih jelas lihat Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel)
Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel
Komoditi/Ketersediaan/Kebutuhan/Neraca Domestik (dalam ton)
1. Beras/1.595.305/996.187/699.119
2. Jagung/893.210/171.115/722.095
3. Bawang merah/34.110/15.393/8.693
4. Bawang putih/-/6.280/-6.280
5. Cabai merah besar/9.456/8.870/586
6. Cabai rawit/23.708/9.546/14.162
7. Gula pasir/9.147/23.454/-14.307
8. Daging sapi/6.860/6.732/128
9. Daging ayam/38.515/34.870/3.645
10. Teluar ayam ras/71.142/53.406/17.736. (tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sekretaris-dpd-partai-hanura-sulsel-affandy-agusman-0.jpg)