Dampak Virus Corona di Sulsel

Neraca Domestik Bawang Putih dan Gula Pasir Defisit di Sulsel Hingga April Mendatang

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, prediksi kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan strategis periode Maret-April 2020 atau menghada

Ist.
Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Sulawesi Selatan, Since Erna Lamba angkat bicara terkait neraca domestik pangan Sulsel.

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, prediksi kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan strategis periode Maret-April 2020 atau menghadapi Bulan Ramadan cukup baik.

Dari 10 komoditi, dua di antaranya defisit neraca domestik.

"Bawang putih, stok ketersediaan kita tidak ada, kebutuhannya sekitar 6.280 ton," kata Since via pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2020).

Selain bawang putih komoditi gula pun demikian.

"Ketersediaan kita 9.147 ton, kebutuhan sekitar 23.454. Sehingga neraca Domestik defisit 14.307 ton," katanya. (Lebih jelas lihat Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel)

Di samping itu, perekonomian di Sulsel di tengah pandemi Corona memberikan dampak besar. Namun, Since optimis perekonomian di Sulsel bisa berada di atas rata-rata nasional.

Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel
Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel (Ist.)

“kondisi Corona ini kita tidak dapat prediksi berapa lama, kalau cepat berlalu kita optimis bahwa pertumbuhan ekonomi kisaran dari Bank Indonesia itu 6,8 sampai 7,2 persen kita tetap berada di sana dengan perhitungan bahwa untuk inventasi kita di Sulsel cukup bagus itu bisa menduiung,” ujarnya.

Ia berharap melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang menargetkan dana KUR sebesar Rp 8,18 triliun bisa membantu untuk pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan tetap stabil.

"Rp 8,18 triliun adalah dana KUR dan usaha mikro yang dapat membantu petani, UMKM, nelayan dan peternak sebanyak 233 ribu di Sulawesi Selatan. Harapan kita dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan ini dapat membantu kita agar pertumbuhan ekonomi di Sulsel tetap stabil,” ujarnya.

*Neraca Domestik 10 Komoditi Pangan Sulsel
Komoditi/Ketersediaan/Kebutuhan/Neraca Domestik (dalam ton)
1. Beras/1.595.305/996.187/699.119
2. Jagung/893.210/171.115/722.095
3. Bawang merah/34.110/15.393/8.693
4. Bawang putih/-/6.280/-6.280
5. Cabai merah besar/9.456/8.870/586
6. Cabai rawit/23.708/9.546/14.162
7. Gula pasir/9.147/23.454/-14.307
8. Daging sapi/6.860/6.732/128
9. Daging ayam/38.515/34.870/3.645
10. Teluar ayam ras/71.142/53.406/17.736.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved