Rilis Kementan

Kabupaten Bogor Panen Raya Padi di Tengah Wabah Corona

Kementerian Pertanian (Kementan) terus membantu peningkatan produksi beras di Kabupaten Bogor.

Kementan RI
Pada Maret hingga April 2020 ini, kabupaten yang ada di Jawa Barat melakukan panen raya padi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) terus membantu peningkatan produksi beras di Kabupaten Bogor.

Di antaranya melalui terobosan dengan menerapkan program peningkatan produksi dan produktivitas Padi Inbrida yang sudah dilakukan dari tahun sebelumnya.

"Oleh karena itu, produksi dan ketersediaan beras di Kabupaten Bogor di tengah pandemi Corona atau Covid 19 ini, tidak perlu dikhawatirkam. Produksi padi kita aman, petani di bulan Maret hingga Mei melakukan panen," demikian dikatakan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, Minggu (29/3/2020).

Siti menyebutkan luas panen padi Kabupaten Bogor Maret 2020 mencapai 12.977 hektare dengan produksi 42.450 ton.

April seluas 11.006 hektare produksinya mencapai 39.030 ton dan luas panen di Mei 5.366 hektare dengan perkiraan produksi sebesar 19.024 ton.

"Total perkiraan produksi padi dari Maret hingga Mei 2020 sebesar 100.504 ton. Kebutuhan selama wabah Corona kita pastikan bisa dipenuhi sendiri," tuturnya.

Siti menambahkan budidaya Padi Inbrida tahun lalu di lahan 1.000 hektare dan budidaya Padi Inbrida sebagai pengganti benih padi bersubsidi berupa sarana produksi benih seluas 17 ribu hektare yang tersebar di 889 kelompok tani.

Pada Maret hingga April 2020 ini, kabupaten yang ada di Jawa Barat melakukan panen raya padi.
Pada Maret hingga April 2020 ini, kabupaten yang ada di Jawa Barat melakukan panen raya padi. (Kementan RI)

"Dari program Kementan ini, kami optimis Bumi Tegar Beriman segera mencapai swasembada pangan lokal. Tahun lalu, Kabupaten Bogor mampu memproduksi 353.150 ton beras dari luas panen 85.966 hektare," jelasnya.

Selanjutnya, kata Siti, terjaminnya ketersediaan beras di Kabupaten Bogor juga dapat dijamin karena sejak 2017 Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengoptimalkan 5.186 hektare areal persawahan.

Kini program optimalisasi sawah di tiga kecamatan yakni Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur mulai terbukti dengan tingginya produktivitas padi di Kabupaten Bogor.

Halaman
12
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved