Update Virus Corona di Barru

Update Virus Corona di Barru, 52 Orang Dalam Pemantauan, I PDP Dirujuk ke Makassar

Berdasarkan data resmi dari Media Center Penanganan Covid-19 Barru, jumlah ODP kini sisa 52 orang.

Ist
Posko penanganan covid-19 Kabupaten Barru, Sabtu (28/3/2020) 

TRIBUN-BARRU.COM, BARRU - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona di Kabupaten Barru,  mengalami penurunan, Sabtu (28/3/2020).

Berdasarkan data resmi dari Media Center Penanganan Covid-19 Barru, jumlah ODP kini sisa 52 orang.

Ini mengalami penurunan jika dibandingkan data sehari sebelumnya yang berjumlah 69 orang.

Juru Bicara Khusus Covid-19 Barru, dr Amis menyebut, berkurangnya ODP per hari ini, karena sebagian sudah melewati masa pemantauan selama 14 hari, dan tidak ditemukan ada gejala Corona.

“Sisanya sekarang yang masih dalam pemantauan, yakni Mallusetasi 13, Soppeng Riaja 5, Balusu 7, Barru 13, Tanete Rilau 5, Tanate Riaja 7, dan Pujananting 2,” ungkap dr Amis.

Khusus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 1 orang.

Itupun adalah warga Kabupaten Gowa yang merupakan penumpang Kapal Fery Awu Awu yang perjalanannya dari Malaysia, dan lewat Batu Licin kemudian menyeberang ke Barru.

Meski demikian, PDP yang merupakan warga Gowa tersebut, sempat dirawat di RSUD Barru selama dua hari, dan kemudian dibawa ke RS di Makassar sejak empat hari lalu.

Pasalnya, yang bersangkutan merupakan warga tujuannya adalah Kabupaten Gowa.

Pihaknya berharap, demi pencegahan penularan virus ini, masyarakat harus bekerjasama dengan menaati imbauan pemerintah.

Yaitu dengan menghindari beraktivitas di luar rumah, atau menghindari berkerumun di tempat-tempat umum.

Laporan wartawan TribunBarru.com, Darullah, @uull_darullah.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved