Dampak Virus Corona di Wajo

Imbas Virus Corona di Wajo, Salat Jumat dan Ibadah Minggu di Gereja Ditiadakan

Pemerintah Kabupaten Wajo memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan salat berjamaah di seluruh masjid yang ada di Kabupaten Wajo.

Imbas Virus Corona di Wajo, Salat Jumat dan Ibadah Minggu di Gereja Ditiadakan
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Masjid Agung Ummul Qura Sengkang, Kabupaten Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten Wajo memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan salat berjamaah di seluruh masjid yang ada di Kabupaten Wajo.

Termasuk pelaksanaan salat Jumat, Jumat (27/3/2020) hingga salat Jumat berikutnya sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Hal itu tertuang dalam surat edaran Bupati Wajo bernomor 358 tahun 2020. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

"Untuk pelaksanaan salat Jumat diganti dengan salat dhuhur dan dilakukan di rumah masing-masing," kata juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Supardi, Jumat (27/3/2020).

Bahkan, salat lima waktu secara berjamaah di masjid-masjid pun juga diimbau untuk tidak dilaksanakan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah megeluarkan fatwa terkait penyelenggaraan ibadah selama pandemi Covid-19, bahwa salat Jumat bisa diganti dengan salat dhuhur. Setali tiga uang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga telah mengeluarkan imbauan sekaitan pencegahan penularan Covid-19.

Supardi menambahkan, mengutip isi edara Bupati Wajo, kondisi salat di rumah bisa saja berubah apabila penularan Covid-19 menunjukkan gejala penurunan, tentu dengan sejumlah catatan.

"Apabila penularan Covid-19 mengalami penurunan dan telah menunjukkan kondisi aman, maka salat dapat dilaksanakan di masjid dengan tetap menjaga jarak serta tetap membawa perlengkapan salat masing-masing," katanya.

Sejumlah masjid yang ada di Sengkang, Kabupaten Wajo juga telah mengumumkan ke jemaah untuk tetap beribadah di rumah masing-masing.

Imbauam untuk tidak melaksanakan ibadah di tempat ibadah tidak cuma berlaku bagi umat Islam di Kabupaten Wajo.

Umat Kristen juga diimbau agar ibadah di hari Minggu di Gereja juga ditiadakan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved