Bulukumba Lawan Corona

FPR Desak Pemkab Bulukumba Berlakukan Lockdown dan Perketat Pengawasan di Perbatasan

ront Perjuangan Rakyat (FPR), mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, untuk memberlakukan lockdown lokal.

FPR Desak Pemkab Bulukumba Berlakukan Lockdown dan Perketat Pengawasan di Perbatasan
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Bundaran Pinisi Bulukumba merupakan maskot Kota Bulukumba sebagai kota pembuat Pinisi. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Front Perjuangan Rakyat (FPR), mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, untuk memberlakukan lockdown lokal.

Pasalnya, situasi pandemi virus Corona di Indonesia, kini semakin genting.

Update terakhir, Kamis (26/3/2020), tercatat 893 kasus infeksi Covid-19 di Indonesia.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), tercatat ada 14 kasus, dan di Bulukumba sendiri sudah ada satu kasus yang dikonfirmasi positif Covid-19.

Koordinator FPR Bulukumba, Junaid Judda, Jumat (28/3/2020), menyebutkan, dengan adanya kasus infeksi Covid-19 di Kabupaten Bulukumba, membuat semua pihak menjadi panik.

Apalagi ditengah carut-marutnya model penanganan dari pemerintah.

Tentu saja dalam situasi ini, lanjut dia, rakyat kecil lah yang menjadi golongan paling rentan dan paling dirugikan.

"Kami mendesak Pemkab Bulukumba untuk segera melakukan lockdown lokal untuk memutus penyebaran Covid-19, dan bertanggunh jawab atas pemenuhan segala kebutuhan pokok masyarakat," tegas Junaid Judda.

Menurut Junaid Judda, penanganan dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini masih disepelekan oleh Pemkab Bulukumba.

Kabupaten sinjai yang menjadi tetangga kabupaten Bulukumba, telah sejak awal memperketat daerah perbatasannya dengan mengadakan posko pengecekan suhu tubuh.

Halaman
123
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved