PSM Makassar

Dampak Pandemi Virus Corona, Gaji Pemain PSM Terancam Dipotong

Utamanya dengan adanya pemberhentian kompetisi Liga 1 yang membatasi aktivitas pemain hingga melumpuhkan pemasukan klub peserta.

Official PSM
Pemain PSM Makassar saat tiba di Jakarta dan menggunakan maskar sebagai antisipasi Virus Corona yang diunggah di akun Instagram official PSM, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah klub peserta Liga 1 mulai memikirkan bagaimana membayar gaji para pemain yang telah dikontrak di musim 2020.

Utamanya dengan adanya pemberhentian kompetisi Liga 1 yang membatasi aktivitas pemain hingga melumpuhkan pemasukan klub peserta.

Pemberhentian Liga 1 bahkan Liga 2 tidak lepas setelah merebaknya Covid-19 (Virus Corona) di Indonesia.

Sebagai antisipasi penyebaran agar tidak meluas, PSSI akhirnya menghentikan liga sampai batas yang belum ditentukan sejak Minggu (22/3/2020) lalu.

Dengan kondisi ini, klub-klub tersebut telah memberi masukan atau skenario ke PT LIB.

Ada empat masukan yang diberikan untuk menindaklanjuti kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depan utamanya ketika Lockdown benar-benar diterapkan di Indonesia.

Ada total 10 klub yang memberi usulan ke PT LIB termasuk PSM Makassar.

Selain itu, ada juga Persija Jakarta, Madura United, Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh, dan Barito Putera.

Ke 10 klub ini melakukan virtual meeting dan memberi masukan sejak beberapa waktu lalu.

Untuk bunyi usulan pertama, yakni kemungkinan kick off kembali bulan Juli mendatang.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved