Virus Corona

BBC: Pasien Virus Corona di Amerika Lebih Banyak dari China, Warga AS di Indonesia Dipulangkan

Pasien Virus Corona di Amerika Serikat kini lebih banyak dari China, warga AS di Indonesia dipulangkan.

BBC: Pasien Virus Corona di Amerika Lebih Banyak dari China, Warga AS di Indonesia Dipulangkan
ANTARA FOTO/CNSPHOTO VIA REUTERS/FOC/CFO VIA KOMPAS.COM
Ilustrasi. Seorang staf medis merawat seorang pasien dengan pneumonia yang disebabkan oleh virus corona baru di Rumah Sakit Zhongnan Universitas Wuhan, di Wuhan, provinsi Hubei, China, Rabu (22/1/2020). Foto diambil tanggal 22 Januari 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM - BBC: pasien Virus Corona di Amerika Serikat kini lebih banyak dari China, warga AS di Indonesia dipulangkan.

Inilah kabar terbaru soal pandemi global Corona Virus Disease (  Covid-19 ).

Mengutip temuan John Hopkins Universiry, Jumat (27/3/2020) pagi, BBC News, melansir kini wabah Corona di Amerika Serikat lebih banyak dari China Daratan.

"Amerika Serikat AS sekarang memiliki lebih banyak kasus yang dikonfirmasi tentang coronavirus, 82.404, daripada angka China," tulis BBC melansir temuan dari Johns Hopkins University. 

Data dari WHO yang juga dikonfirmasi pihak China dan SCMP, juga mengkonfirmasikan kenaikan tajam jumlah penderita Corona di Amerika.

Dari total 485 ribu kasus positif gobal, kini daratan China ada  81.285 kasus dengan jumlah meninggal dunia 3.287 orang. 

Urutan kedua adalah Italia dengan  80,539 kasus dan 8,165 warga meninggal

Amerika sejauh ini masih mengonfirmasi  68.440 kasus dengan 994 warga meninggal.

Jumlah ini naik hampir 3 kali lipat dari 3 hari lalu.

Di Indonesia, kabar buruk dari Amerika ini bersamaan dengan keputusan Amerika Serikat memulangkan para warga negaranya yang berada di Indonesia, dan sejumlah negara di dunia.

Keputusan penarikan ini keluar hanya beberapa jam seteleh meeting online para pemimpin G-20, termasuk Jokowi, Kamis (26/3/2020) malam.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved