Virus Corona

Gara-gara Covid-19, Eva Rahmi Tak Bisa Lihat Wajah Ayah Bunda Sebelum Dikubur, Respon Najwa Shihab

Gara-gara Covid-19, Eva Rahmi Tak Bisa Lihat Wajah Ayah Bunda Sebelum Dikubur, Respon Najwa Shihab. Jangan main-main dengan Virus Corona atau Covid-19

Tribunnews.com
Gara-gara Covid-19, Eva Rahmi Tak Bisa Lihat Wajah Ayah Bunda Sebelum Dikubur, Respon Najwa Shihab 

Sebelum dimasukkan ke dalam liang lahat terlihatkondisi jenazah ibunda Eva Rahmi ini dplastik warap.imasukkan ke dalam peti putih yang dibalut 

"Meskipun jenazah mama sudah dimasukkan ke dalam peti, terus di wrap lagi. Tap makanya itu langsung dikubur 4 jam setelah kematian," ujar Eva Rahmi.

Mendengar curhatan Eva Rahmi, Najwa Shihab terdiam tanpa bisa berkata apa-apa

Kemudian, Najwa Shihab pun bertanya soal pengurusan jenazah sang ayah.

"Treatment terhadap jeazah papa kurang lebih sama tidak mbak?" tanya Najwa Shihab

"Enggak. Kalau untuk papa meninggal jam setengah 4. Dan dikubur jam 7 keesokan harinya. Sebenarnya itu sangat berisiko karena seharusnya dikubur maksimal 4 jam setelah kematian.

Tapi kenyataannya sudah keesokan harinya," papar Eva Rahmi.

Isi Permintaan Maaf Ria Ricis Usai Dilabrak Tetangga Buat Konten Youtube di Tengah Wabah Corona

Keterlambatan tersebut disebutkan Eva Rahmi karena adanya ketidaktahuan soal lokasi pemakaman sang ayah.

"Dimana papa saya akan dikuburkan, mereka tidak tahu. Katanya akan dihubungi phak Dinkes, mkanya jenazah ditaruh di ruang jenazah

Selama jenazah kedua orangtuanya belum dikuburkan, Eva Rahmi juga mengaku tidak diizinkan untuk mendekati.

"Saya dilarang untuk mendekat, karea posisi untuk terpapar itu besar, karena mereka masing wrapping," ujanya.

Bahkan untuk melihat wajah ayah ibunya saja Eava Rahmi tak diizinkan alias diarang.

Hal tersebut sontak embuat Eva Rahmi tak kuasa menahan tangisannya.

"Jadi selama mama dan papa mendekat mbak Eva sama sekali tidak boleh melihat?" tanya Najwa Shihab.

"Iya betul, makanya aya negarasa gak bisa ngapa-ngapain. Sedih banget gak bisa ngelihat muka mama dan papa untuk terakhir kalinya," ujar Eva Rahmi menahan air matanya keluar.

"Soalnya sejak mama masuk RS Persahbatan, saya minta tolong lihat dari jauh, even lewat nart station aja tetep gak boleh masuk juga," imbuhnya lagi dengan nada sesak ingin menangis.

'Makanya saya sangat sedih banget, gak bisa nganter papa untuk yang terkahir. Soalnya belum ada kavbar dari Dinkes kapan dan dimana papa akan dikuburkan. Baru besok paginya.

Dan besok paginya saya juga dilarang oleh keluarga untuk nganter ke pamakaman, karena resiko tertularnya tinggi. Karena jenazah udah lebih dari 4 jam," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Curhat Pilu Eva soal Pemakaman Orang Tua Akibat Covid-19: Gak Bisa Lihat Wajah Mereka untuk Terakhir,

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved