Jumlah OPD Covid 19 di Sulbar

ODP Covid-19 Per 25 Maret di Sulbar, Pasangkayu dan Mamasa Bertambah

Aktifitas warga Sulbar yang masih keluar masih dari daerah pendami atau daerah tepapar Covid-19 membuat data surveilans Dinas Kesehatan Provinsi Sulba

ODP Covid-19 Per 25 Maret di Sulbar, Pasangkayu dan Mamasa Bertambah
Nurhadi/Tribun Sulbar
Gedung RSUD Sulawesi Barat 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Barat terus bertambah.

Aktifitas warga Sulbar yang masih keluar masih dari daerah pendami atau daerah tepapar Covid-19 membuat data surveilans Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar terus mengalami peningkatan ODP.

Per tanggal 25 Maret, jumlah ODP di Sulbar kini jumlahnya sebanyak 288. Per tanggal 24 Maret sebanyak 264 orang yang tersebar di enam kabupaten di provinsi ke-33 di Indonesia ini.

Dari 288 data ODP di Sulbar selesai pemantauan sebanyak 140. Sementara yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 148 orang.

Yang terus mengalami peningkatan yakni kabupaten Mamasa. Dari 45 ODP menjadi 56 ODP. Namun telah selesai pemantauan 23 dan proses pemantauan 29 orang.

Sementara kabupaten Majene masih seperti data sebelumnya 71 ODP. Adapun kabupaten Polman sebanyak 49 ODP. Selesai pemantauan 29 orang dan masih proses pemantauan 20 orang.

Kabupaten Pasangkayu juga mengalami peningkatan data ODP dari 50 ODP orang per tanggal 24 Maret, bertambah menjadi 59 ODP. Selesai pemantauan 7 dan masih proses pemantauan 52 orang.

Kemudian Mamuju Tengah sebanyak 39 ODP Covid-19 dan Mamuju 16 ODP.

Surveilans Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulbar Lidya Dahlan mengatakan, data tersebut merupakan data yang dilaporkan surveilans di kabupaten.

Dokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China.
Dokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China. (EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT (STRINGER))

Lidya menjelaskan OPD merupakan orang yang mengalami demam di atas 38 derajat celsius atau riwayat demam atau gelaja gangguang sistem pernafasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved