Corona di Amerika Serikat Tambah Banyak

KABAR BURUK! WHO Umumkan Amerika Serikat Bisa Jadi Pusat Penyebaran Baru Corona, Kasus Kian Banyak

Kabar buruk WHO Umumkan Corona Amerika Serikat semakin banyak dilaporkan Corona di Amerika Serikat bertambah pesat dan mengkhawatirkan

KABAR BURUK! WHO Umumkan Amerika Serikat Bisa Jadi Pusat Penyebaran Baru Corona, Kasus Kian Banyak
AFP/EVAN VUCCI
Donald Trump - Kabar buruk WHO Umumkan Corona Amerika Serikat semakin banyak dilaporkan Corona di Amerika Serikat bertambah pesat dan mengkhawatirkan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar buruk WHO Umumkan Corona Amerika Serikat semakin banyak dilaporkan Corona di Amerika Serikat bertambah pesat dan mengkhawatirkan

Kabar buruk bagi Warga Negara Amerika Serikat dan Presiden Donald Trump.

Baru-baru ini organisasi kesehatan dunia WHO menyebut Amerika Serikat berpotensi jadi episentrum baru atau pusat penyebaran baru wabah Virus Corona atau Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya melihat penyebaran virus corona (covid-19) yang sangat cepat (very large acceleration) di Amerika Serikat .

Kondisi ini menghawatirkan AS berpotensi menjadi pusat penyebaran atau episentrum baru wabah virus corona.

Mengutip Reuters, selama 24 jam terakhir, 85% kasus baru virus corona berasal dari Eropa dan Amerika Serikat, kata juru bicara WHO Margaret Harris kepada wartawan.

Dari mereka, 40% berasal dari Amerika Serikat.

Ditanya apakah Amerika Serikat bisa menjadi episentrum baru penyebaran wabah virus corona, Harris mengatakan: Kami sekarang melihat percepatan yang sangat besar dalam kasus-kasus di AS. Jadi memang ada potensi itu.

"... Mereka (Amerika Serikat) memiliki wabah yang sangat besar dan wabah yang intensitasnya semakin meningkat," tambah Harris. 

Secara keseluruhan, wabah global ini berakselerasi sangat cepat dan dia memperkirakan peningkatan besar dalam jumlah kasus dan kematian dari 334.981 kasus dan 14.510 kematian dilaporkan.

Halaman
123
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved