Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dampak Virus Corona

Ditengah Pandemi Virus Corona, Ribuan Warga Mamasa Pulang Kampung

Sejak Sabtu (21/3/2020) pekan lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 yang ditugaskan di Perbatasan Mamuju-Mamasa, mencatat lebih

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Syamsul Bahri
Semuel Mesakaraeng/Tribun Mamasa
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tabulahan melakukan screening 

TRIBUNMAMASA.COM, TABULAHAN - Ribuan warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat berdatangan dari luar daerah pascapemerintah meliburkan semua aktivitas, baik aktivitas kantor maupun sekolah.

Sejak Sabtu (21/3/2020) pekan lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 yang ditugaskan di Perbatasan Mamuju-Mamasa, mencatat lebih dari 2.000 warga yang telah dilakukan screening.

Hal tersebut disampaikan salah seorang Petugas Screening, Arruanlele, saat dikonfirmasi di lokasi screening, Rabu (25/3/2020) sore tadi.

Screening yang berlangsung hampir sepekan itu, dilakukan kepada setiap pengendara yang melintas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Screening itu dilakukan bagi pengendara yang masuk di wilayah Kabupaten Mamasa, tepatnya di Depan Polsek Tabulahan, Kecamatan Tabulahan.

TGTP2 ini melibatakan 14 Desa dan 1 Kelurahan, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), Polsek setempat, Dinas Perhubunga, Satpol-PP dan BPBD secara bergantian.

Terhadap setiap warga yang melintas, dilakukan penyemprotan disinfektan, alkohol dan hand sanitizer.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Tabulahan, Irianna menuturkan, setiap kendaraan yang masuk Mamasa, wajib dilakukan sterilisasasi.

Selain dilakukan penyemprotan, terhadap warga yang melintas juga kata dia, dilakukan pengukuran suhu tubuh.

Dari hasil screening yang dilakukan, ditemukan beberap warga yang memiliki suhu tubuh mencapai 38 derajat celsius.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tabulahan melakukan screening
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tabulahan melakukan screening (Semuel Mesakaraeng/Tribun Mamasa)

Bagi warga yang ditemukan dengan suhu tubuh 38 derajat celcius, kata Iriana dilakukan koordinasi kepada PKM di mana warga itu berdomisili, untuk dilakukan pemantauan.

"Yang suhu tubuhnya 38 derajat, itu dimasukkan kategori orang dalam pemantauan," ungkap Irianna.

Ditanya terkait adanya warga yang mengalami gejala mirip Covid-19, Irianna mengaku belum ada.

"Paling yang ada itu hanya demam biasa. Alhamdulillah hingga saat ini kita masih aman," pungkasnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved